Padang, Rakyatterkini.com – Bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera menjadikan daerah ini prioritas bagi Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) dalam upaya penanganan dan pencegahan kemiskinan baru.
Provinsi Sumatera Barat menjadi salah satu fokus utama. Provinsi yang terkenal sebagai tanah Minangkabau ini memiliki 19 kabupaten dan kota, di mana 16 di antaranya terdampak banjir dengan tingkat kerusakan yang bervariasi.
Dalam rangka pemutakhiran data dampak bencana, tim BP Taskin melakukan pertemuan dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Barat. Tim yang terdiri dari Samson, Wempi Oscar, Real Rahadinal, dan Fachria diterima langsung oleh Sekretaris BPBD, Ilhamsyah.
Kegiatan dilanjutkan dengan pertemuan bersama Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi, yang dipimpin Deputi BP Taskin Bidang Percepatan Pemberdayaan Kapasitas dan Penyediaan Akses, Novrizal Tahar.
Dalam kesempatan itu, Novrizal menekankan pentingnya kolaborasi lintas kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah untuk mencegah munculnya kantong-kantong kemiskinan baru akibat bencana.
“Bencana tidak hanya merusak infrastruktur, tetapi juga berpotensi menimbulkan kemiskinan baru. Oleh karena itu, pemulihan harus dilakukan secara cepat, tepat sasaran, dan kolaboratif,” ujar Novrizal.
Gubernur Mahyeldi menyambut positif kehadiran BP Taskin, menekankan perlunya kerja sama dalam pemulihan pascabencana agar percepatan pemulihan dapat segera terwujud.
Kehadiran BP Taskin dianggap sebagai harapan baru bagi masyarakat yang terdampak, sekaligus langkah antisipasi terhadap potensi kenaikan angka kemiskinan.
Setelah pertemuan, tim BP Taskin melakukan kunjungan lapangan ke Kecamatan Pauh, Kota Padang, dengan menyambangi SMP Negeri 44 yang dijadikan lokasi pengungsian korban banjir.
Tim diterima Camat Pauh, Titin Masfetrin, dan menyerahkan bingkisan sebagai bentuk kepedulian dan komitmen pendampingan proses pemulihan.
Kunjungan terakhir dilakukan ke Kabupaten Padang Pariaman, diterima langsung oleh Bupati Jon Kennedy Azis. Bupati menjelaskan dampak serius banjir terhadap sektor pertanian, termasuk hilangnya lahan akibat endapan lumpur dan rusaknya batas-batas tanah.
Menanggapi hal tersebut, Novrizal menegaskan BP Taskin akan mendampingi pemulihan secara serius, termasuk membantu mencari solusi terkait lahan pertanian terdampak, sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat pascabencana. (da*)


