Jakarta, Rakyatterkini.com — Sebuah kapal yang mengangkut imigran terbalik di Laut Mediterania, dekat Pulau Kreta, Yunani, pada Sabtu (6/12/2025) waktu setempat. Sedikitnya 18 orang dilaporkan meninggal dunia.
Menurut laporan AP, Minggu (7/12/2025), kapal tersebut pertama kali ditemukan oleh sebuah kapal dagang Turki yang kebetulan melintas di area itu. Dua penumpang berhasil diselamatkan dalam kondisi hidup.
Asal keberangkatan kapal imigran tersebut belum dapat dipastikan. Namun, otoritas Yunani segera menggelar operasi pencarian besar-besaran untuk menemukan para korban lainnya.
Dalam operasi tersebut, dikerahkan satu kapal dan satu pesawat milik badan penjaga perbatasan Eropa, Frontex, helikopter Penjaga Pantai Yunani, serta tiga kapal dagang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Yunani selama ini menjadi salah satu gerbang utama masuknya imigran ke Uni Eropa, terutama mereka yang melarikan diri dari konflik dan kemiskinan di kawasan Timur Tengah, Afrika, dan Asia. Insiden kecelakaan laut yang berujung fatal pun bukan hal yang jarang terjadi.
Rute penyeberangan pendek namun berbahaya dari pesisir Turki menuju pulau-pulau Yunani sebelumnya menjadi jalur favorit para imigran, sebelum meningkatnya patroli dan dugaan praktik penolakan membuat jumlah penyeberangan menurun. Namun, dalam beberapa bulan terakhir, arus kedatangan dari Libya menuju Kreta kembali meningkat.(da*)


