Tanah Datar, Rakyatterkini.com – Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, S.Psi., menutup Training Centre (TC) sekaligus mengukuhkan 145 kafilah dan official Tanah Datar yang akan mewakili daerah pada Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Nasional XLI Tingkat Provinsi Sumatera Barat, Selasa (25/11/2025) di Dymens Hotel, Bukittinggi.
Dalam sambutannya, Wabup Ahmad Fadly menyampaikan bahwa pelaksanaan MTQ Nasional XLI di Sumbar tinggal menghitung hari. Menyikapi hal tersebut, berbagai persiapan telah dilakukan, baik bagi kafilah maupun penyediaan sarana pendukung.
“Kami, pemerintah daerah, memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada LPTQ Tanah Datar dan panitia yang telah mempersiapkan kafilah untuk MTQ,” ujarnya.
Wabup menambahkan, seleksi kafilah telah dimulai sejak 2024, dengan pelaksanaan Training Centre sebanyak lima kali. TC pada 25 November 2025 ini menjadi yang terakhir, sebagai bekal agar kafilah siap menghadapi MTQ Nasional XLI di Kota Bukittinggi.
“Semoga seluruh kafilah tampil maksimal, menunjukkan kemampuan terbaik, dan kembali meraih juara umum bagi Tanah Datar. Jaga kesehatan, tetap fokus, dan berikan yang terbaik,” pesan Wabup.
Selain itu, pemerintah daerah juga menyiapkan reward dan bonus sebagai bentuk motivasi bagi kafilah untuk berprestasi di ajang MTQ mendatang.
Kepala Bagian Kesra, Afrizon, melaporkan bahwa MTQ Nasional XLI Tingkat Provinsi Sumbar akan digelar pada 12–18 Desember 2025 di Kota Bukittinggi. Untuk memaksimalkan persiapan, TC dilaksanakan sebanyak enam kali, dengan pemantapan terakhir selama empat hari di Dymens Hotel Bukittinggi.
Afrizon menjelaskan, jumlah kafilah dan official Tanah Datar mencapai 145 orang. Rinciannya, 74 kafilah mengikuti 13 cabang dengan 33 golongan, serta 71 pendamping, pelatih, tenaga kesehatan, dan tim transportasi.
Acara pengukuhan dihadiri oleh Kepala Kemenag Tanah Datar, H. Amril; Ketua TP-PKK Tanah Datar, Ny. Lise Eka Putra; Ketua GOW, Ny. Dwinanda Ahmad Fadly; kepala OPD, kabag di lingkungan Setda Tanah Datar; Kepala Cabang Bank Nagari Batusangkar; serta undangan lainnya. (Farid)


