Notification

×

Iklan

Seorang Pelajar Tertimbun Longsor di Muaro Mais Pasaman Barat

Rabu, 26 November 2025 | 15:11 WIB Last Updated 2025-11-26T08:11:30Z

Warga menyaksikan evakuasi korban denban mengunakan mobil ambulance.

Pasaman Barat, Rakyatterkini.com —  Sumateta Barat dilanda hujan dengan intensitas tinggi. Beberapa daerah, kebanjiran dan tanah longsor, termasuk juga di Kabupaten Pasaman Barat.

Pada Rabu (26/11/2025) sekitar pukul 13.00 WIB seorang pelajar tertimbun longsor di Nagari Muaro Mais, Kecamatan Ranah Batahan, Pasaman Barat, Sumbar.

Pencarian terhadap Rocky Hidayah (14), pelajar asal Jorong Silayang yang tertimbun longsor di Muara Mais, Nagari Batahan, Kabupaten Pasaman Barat, berlangsung dramatis.

Korban berhasil ditemukan hanya dalam hitungan jam setelah alat berat dikerahkan ke lokasi, Rabu (26/11/2025).

Awalnya warga bekerja secara manual, menggali dengan peralatan seadanya di tengah hujan dan kondisi tanah yang labil. Namun tebalnya material longsor membuat proses sulit, hingga akhirnya alat berat diturunkan untuk mempercepat pencarian.

Tak butuh waktu lama, bucket alat berat menggeser timbunan besar tanah dan memunculkan tanda-tanda keberadaan korban. Suasana mendadak hening, sebelum akhirnya warga berteriak ketika tubuh Rocky terlihat di balik tumpukan tanah basah.

"Iya benar, sudah ditemukan dan sekarang dibawa ke Puskesmas," ungkap Herman, warga Muara Mais, yang sejak awal berada di lokasi pencarian.

Jenazah Rocky langsung dievakuasi ke Puskesmas untuk pemeriksaan medis. Usai itu, korban dibawa menuju rumah duka di Jorong Silayang, tempat keluarga sudah menunggu dengan penuh harap namun akhirnya harus menerima kenyataan pahit.

Longsor yang merenggut nyawa Rocky ini dipicu hujan deras sejak pagi yang membuat tebing di sekitar Muara Mais runtuh secara tiba-tiba. Korban tidak sempat menyelamatkan diri saat material tanah bergerak cepat menimbunnya.

Hingga sore nanti, alat berat masih disiagakan untuk membersihkan sisa material longsor dan mengamankan akses warga. Pemerintah nagari dan unsur kecamatan memastikan kawasan tetap dipantau untuk menghindari longsor susulan. 

Kepala BPBD Pasaman Barat Jon Edwar ketika dihubungi membenarkan adanya longsor di Muaro Mais yang mengakibatkan korban jiwa seorang pelajar meninggal dunia, dan sekarang sudah ditemukan. 

Dia menyebut, belum diperoleh laporan krononolis detail kejadian longsor tersebut.

"Tim kita masih di lapangan, korban sudah ditemukan dibawa ke Puskesmas dalam kondisi meninggal dunia. Kita mengimbau masyarakat untuk hati-hati saat ini karena curah hujan tinggi, banjir longsor, puting beliung selalu mengancam. Hindari berpergian yang tidak terlalu penting," kata Jon Edward. (junir sikumbang)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update