![]() |
| Pantai Padang menjadi salah satu destinasi wisata favorit |
Padang, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kota Padang melalui dinas terkait membersihkan sekitar 20 ton sampah yang menumpuk di bibir Pantai Muaro Lasak akibat hujan deras yang berlangsung beberapa hari terakhir.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan, “Hujan deras yang terjadi secara terus-menerus menyebabkan sampah menumpuk di bibir pantai.”
Pembersihan dilakukan dengan menurunkan alat berat berukuran besar sejak Senin (24/11) bekerja sama dengan Dinas Lingkungan Hidup setempat. Selain itu, Dinas PUPR juga menurunkan ekskavator mini untuk menanggulangi longsor di Lubuk Minturun, Kecamatan Koto Tangah. Longsoran tebing tersebut menimbulkan material yang menutupi jalan dan mengganggu akses lalu lintas.
“Kami segera menurunkan alat berat ke lokasi untuk menyingkirkan material longsor agar aktivitas masyarakat tetap lancar,” ujar Tri.
Upaya ini merupakan respons cepat pemerintah kota terhadap bencana hidrometeorologi, menjaga keselamatan masyarakat dan kelancaran mobilitas.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Padang Pariaman, memperingatkan potensi cuaca ekstrem di Sumatera Barat hingga 27 November 2025.
Kepala BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Minangkabau, Desindra Deddy Kurniawan, menjelaskan, peningkatan pertumbuhan awan hujan meningkatkan kemungkinan terjadinya bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, banjir bandang, genangan air, angin kencang, petir, serta jalan licin.
Masyarakat diimbau tetap waspada, terutama di wilayah Padang Pariaman, Pariaman, Padang, Pesisir Selatan, Sijunjung, Kepulauan Mentawai, Pasaman Barat, Agam, Tanah Datar, Solok, Dharmasraya, Solok Selatan, dan Limapuluh Kota.(da*)


