Notification

×

Iklan

Lapas Solok Kembangkan Peternakan Ayam Petelur untuk Warga Binaan

Sabtu, 01 November 2025 | 13:45 WIB Last Updated 2025-11-01T06:45:00Z

Warga Binaan Lapas Solok Belajar Beternak Ayam

Solok, Rakyatterkini.com –Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Solok terus berupaya meningkatkan kemandirian warga binaan melalui berbagai program inovatif, salah satunya adalah peternakan ayam petelur.

Program ini resmi dijalankan setelah penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan beberapa dinas dan instansi terkait pada Kamis (30/10/2025).

Kalapas Kelas IIB Solok, Jepri Ginting, menjelaskan bahwa program ini telah dimulai sejak dua bulan terakhir. “Kegiatan dimulai dari pelatihan dasar, meliputi pembuatan kandang dari baja ringan, pembuatan pakan, hingga tata cara pemeliharaan ayam petelur. Setelah belajar, barulah kami siapkan tempat untuk praktik. Saat ini, hasilnya sudah mulai terlihat,” ujarnya.

Dalam pengelolaan peternakan, terdapat tiga warga binaan yang menjadi penggerak utama. Namun, mereka juga mengajak rekan-rekan lain yang berminat untuk ikut berpartisipasi. “Kami tidak memaksa siapa pun. Program ini bersifat sukarela, bagi yang ingin belajar, kami akan membimbing,” tambah Jepri.

Saat ini, peternakan telah menampung 300 ekor ayam petelur dengan produksi sekitar 6–7 krat telur per hari, masing-masing krat berisi 30 butir. Hasil produksi masih digunakan untuk kebutuhan internal Lapas, namun ke depannya direncanakan dikembangkan menjadi usaha yang dapat dinikmati masyarakat luas.

“Produksi saat ini untuk kebutuhan internal, namun target kami adalah bekerja sama dengan Dinas Perdagangan, Koperasi, dan UKM agar produk bisa dipasarkan ke masyarakat,” jelasnya.

Selain itu, Lapas Solok juga telah menjalin komunikasi dengan pihak ketiga, termasuk CSR dari Bank BRI dan PLN, untuk memperluas skala usaha. Target ke depan, jumlah ayam akan ditingkatkan hingga 1.200 ekor. “Hasil usaha ini tidak hanya untuk operasional, tapi juga menjadi premi bagi warga binaan yang akan segera bebas,” ujar Jepri.

Program peternakan ayam petelur ini merupakan salah satu dari sekian banyak kegiatan kemandirian di Lapas Kelas IIB Solok. Selain itu, warga binaan juga mengikuti pelatihan ibadah, pertanian hortikultura, hingga budidaya jahe. “Tujuan kami agar warga binaan tidak hanya diam, tetapi memiliki keterampilan yang bisa mereka manfaatkan setelah kembali ke masyarakat,” tutup Kalapas.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update