Notification

×

Iklan

Empat Tewas di Tapanuli Tengah Akibat Longsor

Rabu, 26 November 2025 | 05:16 WIB Last Updated 2025-11-26T00:19:05Z

Banjir bandang dan longsor menutup akses jalan 

Tapanuli Tengah, Rakyatterkini.com – Banjir bandang dan longsor melanda tujuh kabupaten/kota di Sumatera Utara pada Selasa (25/11/2025). Akibat bencana ini, empat orang dari satu keluarga di Kabupaten Tapanuli Tengah meninggal dunia.

Video yang beredar di media sosial memperlihatkan rumah-rumah terendam air bercampur lumpur dan material kayu hingga ke atap. Arus lalu lintas lumpuh total, sementara listrik padam di sejumlah wilayah terdampak.

Berdasarkan data BPBD Sumatera Utara, tujuh daerah terdampak bencana ini adalah Kota Sibolga, Gunung Sitoli, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan, Nias Selatan, Mandailing Natal, dan Padang Lawas. Hujan deras sejak malam hari memicu luapan sungai, banjir bandang, dan longsor di perbukitan. 

BPBD langsung mengevakuasi warga yang berada di lokasi rawan ke tempat aman serta terus memantau potensi bencana lanjutan.

Dikutip dari iNews, korban jiwa berada di Dusun 1, Desa Mardame, Sitahuis, Tapanuli Tengah. Mereka adalah Dewi Hutabarat (33) dan tiga anaknya: Tio Arta Rouli Lumbantobing (7), Vania Aurora Lumbantobing (4), dan Ilona Lumbantobing (3). Jenazah keempat korban ditemukan di dalam rumah yang tertimbun longsor akibat hujan deras.

Selain menelan korban jiwa, banjir dan longsor juga menyebabkan lumpuhnya jalur transportasi. Longsor menutup badan Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Sipirok–Tapanuli Utara di Desa Marsada, Sipirok, Tapanuli Selatan. 

Material tanah dan batu menutupi seluruh lajur, sehingga kendaraan tidak bisa melintas dan menimbulkan kemacetan panjang di kedua arah.

Kasat Lantas Polres Tapanuli Selatan, Iptu James Sihombing, mengatakan pihaknya menerjunkan personel untuk mengatur lalu lintas serta melakukan pembersihan awal. “Jalinsum Sipirok–Tapanuli Utara sementara tidak bisa dilalui karena tertutup longsor. Kami mengimbau masyarakat menggunakan jalur alternatif hingga proses pembersihan selesai,” ujar James.

BPBD Sumut telah menyiapkan posko, dapur umum, dan distribusi logistik bagi para pengungsi. Petugas juga mengingatkan warga untuk menjauhi lereng, bantaran sungai, dan titik rawan longsor saat hujan intens. Masyarakat diminta mengikuti arahan resmi dan melapor jika membutuhkan evakuasi darurat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update