Notification

×

Iklan

Ekspektasi Suku Bunga Turun Dongkrak Harga Emas Global

Kamis, 27 November 2025 | 17:45 WIB Last Updated 2025-11-27T10:45:00Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com– Harga emas dunia terus merangkak naik selama lebih dari satu pekan terakhir dan kini kembali mendekati rekor tertingginya. Kenaikan ini dipicu oleh meningkatnya keyakinan bahwa bank sentral Amerika Serikat, Federal Reserve (The Fed), akan mulai memangkas suku bunga pada bulan depan.

Menurut laporan Reuters, Kamis (27/11/2025), harga emas spot menguat 0,8% menjadi US$ 4.162,99 per troy ounce pada pukul 13.55 waktu AS (01.55 WIB). Angka tersebut tercatat tak jauh dari level tertinggi sejak 14 November yang sempat tersentuh di awal sesi perdagangan.

Sementara itu, emas berjangka AS untuk pengiriman Desember juga ditutup naik 0,6% ke level US$ 4.165,20 per troy ounce. Penguatan ini menandakan permintaan terhadap logam mulia kembali meningkat, didorong ekspektasi pemangkasan suku bunga meski indeks dolar masih bergerak stabil.

“Fokus pelaku pasar kini mulai beralih dari pergerakan dolar ke peluang pemotongan suku bunga pada Desember,” ujar analis Marex, Edward Meir.

Selain itu, Meir menilai spekulasi mengenai calon ketua The Fed yang baru turut mendongkrak sentimen pasar. Kevin Hassett, anggota Komite Penasihat Ekonomi Presiden Donald Trump, disebut menjadi kandidat terkuat. Kedekatannya dengan Trump membuat investor memperkirakan kebijakan suku bunga akan lebih longgar dibanding era kepemimpinan Jerome Powell.

Dari sisi ekonomi, sejumlah data terbaru menunjukkan klaim tunjangan pengangguran di AS menurun pekan lalu, menandakan tingkat PHK tetap rendah. Namun pasar tenaga kerja masih menghadapi tantangan dalam menciptakan lapangan kerja baru di tengah ketidakpastian ekonomi.

Kepercayaan konsumen AS pada November juga melemah, seiring meningkatnya kekhawatiran rumah tangga terhadap situasi pekerjaan dan kondisi finansial. Rangkaian data ini memperkuat pandangan dovish pejabat The Fed dalam beberapa minggu terakhir.

Sentimen tersebut memberi ruang bagi harga emas untuk terus bergerak positif. Sejumlah bank riset bahkan memperkirakan harga emas dapat menembus US$ 4.450 per troy ounce pada 2026, didorong arus investasi yang konsisten serta permintaan kuat dari bank-bank sentral dunia.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update