Notification

×

Iklan

Bukti Registrasi Kontrak Kini Jadi Syarat Pencairan Dana di Pariaman

Kamis, 13 November 2025 | 21:15 WIB Last Updated 2025-11-13T14:15:00Z

Foto bersama

Kota Pariaman, Rakyatterkini.com– Pemerintah Kota Pariaman menghadirkan Aplikasi Sistem Informasi Registrasi Kontrak Barang dan Jasa (Sirekonbaja) sebagai wujud komitmen transparansi dalam pengadaan barang dan jasa berbasis digital.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Pariaman, Yota Balad, saat membuka Bimbingan Teknis Pemanfaatan Aplikasi Sirekonbaja di Aula Balaikota Pariaman, Rabu (12/11/2025).

Dalam sambutannya, Yota Balad menekankan bahwa Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen meningkatkan tata kelola pemerintahan yang baik, transparan, efektif, bersih, akuntabel, dan berbasis digital.

“Salah satu aspek penting adalah memastikan pengadaan barang dan jasa, pelaksanaan kontrak, serta pengendalian pembangunan dapat berjalan secara efektif, transparan, tepat waktu, dan sesuai aturan,” ungkapnya.

Menurut Yota Balad, Sirekonbaja merupakan hasil kolaborasi strategis antara Pemerintah Kota Pariaman dan Pemerintah Kota Padang. Aplikasi ini berfungsi sebagai instrumen utama pengendalian pembangunan daerah.

“Mulai tahun ini, Bukti Registrasi Kontrak melalui aplikasi menjadi syarat administrasi dalam proses pencairan dana. Setiap kontrak yang belum diregistrasikan akan ditunda pencairannya hingga kelengkapan administrasi terpenuhi. Langkah ini menegaskan pentingnya tata kelola pembangunan yang tertib, transparan, dan akuntabel,” jelasnya.

Wali kota juga mengingatkan PA/KPA/PPK dan operator di perangkat daerah untuk:

Memanfaatkan aplikasi secara optimal sebagai alat kendali kinerja pembangunan, bukan sekadar formalitas.

Menginput data lengkap, valid, tepat waktu, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Melakukan koordinasi aktif dengan Bagian Administrasi Pembangunan, Dinas Kominfo, BPKPD, dan pihak terkait jika ada kendala teknis maupun non-teknis.

Mengintegrasikan aplikasi dengan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) untuk mendukung percepatan reformasi birokrasi.

Yota Balad menekankan bahwa keberhasilan pengendalian pembangunan Kota Pariaman sangat bergantung pada komitmen dan sinergi seluruh pihak.

“Kegiatan ini sejalan dengan misi ke-4 kami, ‘Mewujudkan tata kelola pemerintahan yang profesional, transparan, akuntabel, dan inovatif serta pelayanan publik yang prima’. Saya berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kapasitas SDM, memperkuat tata kelola pembangunan, serta menghasilkan manfaat nyata bagi masyarakat,” tutupnya.(rel/s)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update