Notification

×

Iklan

Transformasi Pelayanan Publik di Kota Solok, Perkim dan LH Kini Satu Atap

Selasa, 21 Oktober 2025 | 21:00 WIB Last Updated 2025-10-21T14:00:00Z

Rapat perdana PerkimLH setelah dijadikan satu.

Solok, Rakyatterkini.com — Pemerintah Kota Solok memulai babak baru dalam tata kelola layanan publik dengan menggelar rapat koordinasi perdana usai penggabungan dua dinas penting. Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Perkim) dan Dinas Lingkungan Hidup (LH) dijadikan satu.

Rapat yang berlangsung pada Selasa (21/10/2025) di Aula Gedung PerkimLH, menandai langkah awal berjalannya Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup (PerkimLH) yang baru saja dibentuk.

Penggabungan ini merupakan implementasi dari Peraturan Daerah Kota Solok Nomor 1 Tahun 2025, yang menjadi bagian dari upaya menyederhanakan struktur birokrasi, sekaligus meningkatkan efisiensi dan sinergi program di lapangan.

“Ini bukan hanya soal efisiensi birokrasi, tapi bagaimana program perumahan dan lingkungan bisa saling menopang dan memberikan dampak nyata untuk masyarakat,” ungkap Hanif, Kepala Dinas PerkimLH Kota Solok.

Hanif juga menyampaikan struktur organisasi baru sedang dibentuk, dengan sejumlah pejabat sementara telah ditunjuk untuk memastikan kelancaran transisi. Posisi penting seperti Sekretaris Dinas, Kepala Bidang, dan Kepala Subbagian mulai diisi guna menjamin pelayanan publik tetap berjalan optimal.

Rapat koordinasi ini tak sekadar membahas urusan internal. Lebih dari itu, menjadi momen konsolidasi awal dalam menyusun arah kerja yang terintegrasi: dari perencanaan pembangunan perumahan, peningkatan kualitas permukiman, hingga pelestarian lingkungan hidup.

“Kita ingin program-program prioritas bisa dijalankan dengan fokus, terarah, dan berdampak langsung pada kesejahteraan warga Kota Solok,” tambah Hanif.

Dengan integrasi ini, Pemerintah Kota Solok berharap berbagai program seperti pembangunan rumah layak huni, pengelolaan sanitasi, dan pelestarian lingkungan bisa berjalan lebih cepat, terkoordinasi, dan berkelanjutan.

Langkah ini juga sejalan dengan semangat Kota Solok menuju kawasan yang lebih layak huni, sehat, dan ramah lingkungan, sekaligus membuktikan bahwa birokrasi bisa berubah menjadi lebih adaptif dan kolaboratif. (lis)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update