Notification

×

Iklan

Transformasi Digital Jadi Fokus Pelayanan Publik di Kelurahan

Senin, 20 Oktober 2025 | 08:34 WIB Last Updated 2025-10-20T01:34:00Z

Foto bersama

Padang, Rakyatterkini.com – Transformasi digital kini menjadi fokus utama dalam reformasi birokrasi Indonesia, mendorong seluruh tingkatan pemerintahan, dari pusat hingga kelurahan, untuk menerapkan layanan publik berbasis teknologi. Semangat inilah yang diusung oleh para dosen Program Studi Administrasi Publik Universitas Andalas dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Peningkatan Kapasitas Aparatur Kelurahan dalam Optimalisasi Layanan E-Government” di Kelurahan Seberang Padang, Kota Padang, pada Selasa (7/10/2025). Kegiatan ini bertujuan memperkuat kemampuan aparatur kelurahan dalam menghadapi transformasi pelayanan publik ke era digital.

Kegiatan dipimpin oleh Widya Cancer Rusnita, ., didampingi dosen Kusdarini, ., Rozidateno Putri Hanida, , dan Ilham Aldelano Azre,  serta mahasiswa pendamping Sinta Wahyuni, Afrinaldi Yuwanda, dan Diah Rahmawati. Program ini menjadi wujud sinergi antara dunia akademik dan pemerintah daerah untuk memperkuat kapasitas SDM di tingkat kelurahan sebagai garda terdepan transformasi digital.

Sosialisasi difokuskan pada peningkatan pemahaman aparatur mengenai e-Government dan kebijakan nasional Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE). Aparatur diajak memahami bahwa digitalisasi tidak hanya soal penggunaan aplikasi, tetapi juga perubahan pola pikir dan budaya kerja agar layanan publik menjadi lebih efisien, transparan, dan berfokus pada kebutuhan masyarakat.

“Kelurahan bukan hanya sekadar tempat pelayanan administratif, tetapi juga ruang edukasi publik. Aparatur harus mampu menjadi fasilitator yang mendorong masyarakat memanfaatkan layanan digital secara mandiri,” ujar Widya Cancer Rusnita, ketua tim pengabdian.

Melalui kegiatan ini, aparatur tidak hanya belajar aspek teknis, tetapi juga menumbuhkan kesadaran sosial untuk membimbing masyarakat dalam menggunakan layanan digital secara optimal. Rozidateno Putri Hanida, anggota tim sekaligus Kaprodi S1 Administrasi Publik Universitas Andalas, menegaskan bahwa keberhasilan e-Government bergantung pada kesiapan SDM, bukan hanya teknologi.

“Teknologi tanpa aparatur yang kompeten hanyalah sekadar aplikasi tanpa makna pelayanan. SDM yang andal menjadi kunci keberhasilan layanan digital,” tegasnya. Ia menambahkan, perguruan tinggi memiliki peran strategis dalam mendampingi pemerintah daerah membangun kapasitas aparatur yang adaptif terhadap perkembangan digital.

Kegiatan pengabdian ini menjadi langkah awal membangun budaya kerja berbasis digital di tingkat kelurahan. “Transformasi digital bukan hanya soal aplikasi, tetapi juga perubahan cara berpikir dan komitmen untuk melayani masyarakat lebih baik. Kelurahan adalah level pemerintahan paling dekat dengan masyarakat. Jika aparatur siap dan melek digital, transformasi digital akan benar-benar terwujud,” jelasnya.

Kegiatan berlangsung interaktif melalui diskusi dan simulasi, membuka ruang bagi aparatur untuk berbagi pengalaman serta tantangan di lapangan. Yovie Anggraini,, Lurah Seberang Padang, menyambut positif kegiatan ini.

“Kami sangat menghargai pendampingan dari tim dosen Universitas Andalas. Kegiatan ini membuka peluang kolaborasi yang baik antara akademisi dan aparatur, sekaligus menumbuhkan semangat adaptasi terhadap perubahan digital untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.

Dengan kolaborasi antara universitas, pemerintah, dan masyarakat, kegiatan ini diharapkan menjadi kontribusi nyata dalam memperkuat kapasitas aparatur, serta mewujudkan layanan publik yang transparan, efisien, dan inklusif di Kota Padang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update