![]() |
| Bupati Solok Selatan, Khairunas, bersama kepala daerah lainnya. |
Padang, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kabupaten Solok Selatan semakin serius dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah. Bupati Solok Selatan Khairunas memaparkan strategi jitu untuk menarik investasi besar-besaran di empat sektor unggulan.
Itu disampaikan pada rapat koordinasi percepatan peningkatan ekonomi melalui potensi investasi se-Sumatera Barat yang digelar di Auditorium Gubernur Sumbar.
"Solok Selatan punya potensi luar biasa. Kini saatnya kita optimalkan melalui investasi yang terarah dan berdampak langsung bagi masyarakat," tegas Khairunas dalam forum yang dihadiri para kepala daerah, investor, dan perwakilan kementerian.
Empat Sektor Andalan Solok Selatan:
Energi Baru Terbarukan (EBT)
Solok Selatan kini menjadi sorotan berkat proyek panas bumi (geothermal) yang menyedot investasi lebih dari Rp10 triliun. Proyek ini termasuk yang terbesar di Sumatera Barat dan menjadi pionir dalam pengembangan energi bersih di wilayah barat Indonesia.
Hilirisasi Pertanian & Perkebunan
Bupati Khairunas menegaskan pentingnya membangun pabrik minyak goreng skala kecil dan menengah yang akan mengolah hasil sawit lokal. Langkah ini dinilai strategis untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan meningkatkan nilai tambah produk lokal.
Pengelolaan Sumber Daya Mineral dan Batu Bara (Minerba)
Potensi emas, tembaga, bijih besi, dan batuan granit di wilayah ini menjadi sektor yang menjanjikan jika dikelola secara berkelanjutan. Pemerintah daerah siap membuka ruang investasi yang berpihak pada kelestarian lingkungan dan kesejahteraan masyarakat.
Pariwisata Alam
Solok Selatan tengah memoles jalur pendakian Gunung Kerinci dari sisi selatan sebagai destinasi unggulan. Ini diyakini akan menjadi magnet baru wisatawan lokal dan mancanegara, sekaligus memperkuat posisi Solsel sebagai destinasi ekowisata kelas dunia.
“Ini bukan sekadar wacana. Kami siap berlari cepat bersama semua pihak. Investasi harus berdampak langsung pada ekonomi masyarakat,” ujar Khairunas penuh optimisme.
Rapat koordinasi ini menjadi panggung penting bagi Solok Selatan untuk memperkuat sinergi dengan Pemprov Sumbar, pelaku usaha, dan stakeholder lainnya dalam mendorong pembangunan berbasis potensi lokal. (alwis)


