Notification

×

Iklan

Merapi Siaga Level III, Warga Diminta Waspada

Sabtu, 18 Oktober 2025 | 20:44 WIB Last Updated 2025-10-18T13:44:00Z

Gunung Merapi yang kembali menunjukkan aktivitas vulkanis. 

Jakarta, Rakyatterkini.com – Berdasarkan laporan Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) periode 17 Oktober 2025, Gunung Merapi tercatat mengalami 13 kali guguran lava pijar dengan jarak luncur maksimum hingga 2.000 meter ke arah barat daya. Saat ini, gunung setinggi 2.968 meter di atas permukaan laut tersebut masih berada pada status Level III Siaga.

Cuaca di sekitar Merapi dilaporkan berawan hingga hujan, dengan suhu 17,6–27,3°C, kelembapan 99,9%, dan curah hujan harian mencapai 33 mm. Pengamatan visual menunjukkan asap kawah berwarna putih tipis hingga tebal dengan ketinggian 50–225 meter di atas puncak.

Dalam periode pengamatan, tercatat 112 kali gempa guguran dengan amplitudo 2–37 mm dan durasi hingga 182 detik, 97 kali gempa hybrid/fase banyak dengan amplitudo 2–26 mm dan durasi maksimal 72 detik, serta satu kali gempa tektonik jauh berdurasi lebih dari 230 detik.

Petugas Pos Pengamatan Gunung Merapi, Tri Mujiyanta, menyampaikan potensi bahaya saat ini mencakup guguran lava dan awan panas guguran di sektor selatan–barat daya. Daerah yang perlu diwaspadai meliputi Sungai Boyong sejauh maksimal 5 km, Sungai Bedog, Krasak, dan Bebeng sejauh 7 km, Sungai Woro di tenggara sejauh 3 km, serta Sungai Gendol sejauh 5 km.

PVMBG mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan aktivitas apa pun dalam radius potensi bahaya serta tetap waspada terhadap kemungkinan hujan abu dan lahar dingin, terutama saat hujan lebat.

“Masyarakat diminta mewaspadai bahaya lahar dan awan panas guguran, khususnya saat hujan turun di sekitar Gunung Merapi,” tegas laporan PVMBG.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update