![]() |
| Kabid Penmad Kemenag Sumbar, Hendri Pani Dias, bersama peserta rapat koordinasi 'Membangun Madrasah Inklusi untuk Pembelajaran Merata Bagi Anak Bangsa Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia'. |
Solok Selatan, Rakyatterkini.com — Semangat mewujudkan pendidikan yang adil dan merata bagi semua anak bangsa menggema dari Kabupaten Solok Selatan.
Kelompok Kerja Madrasah Ibtidaiyah (KKMI) se-Sumatera Barat menggelar rapat koordinasi (Rakor) bertema “Membangun Madrasah Inklusi untuk Pembelajaran Merata Bagi Anak Bangsa Menuju Madrasah Maju, Bermutu, dan Mendunia” pada 20–21 Oktober 2025.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan resmi oleh Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Edison, di MAN 1 Solok Selatan, Senin (20/10/2024) malam.
Pada Selasa (21/10/2025), kegiatan dilanjutkan khusus untuk para Kepala Madrasah Ibtidaiyah (MI) se-Sumatera Barat di MIN 1 Solok Selatan, yang menjadi tuan rumah pelaksanaan Rakor tahun ini.
Hadir sebagai narasumber utama, Kepala Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag Sumbar, Hendri Pani Dias, yang memberikan dorongan kuat kepada seluruh peserta untuk menjadikan madrasah sebagai ruang belajar yang terbuka dan inklusif.
“Pendidikan inklusi bukan hanya tentang menerima, tapi juga memberikan layanan terbaik sesuai kebutuhan setiap anak. Semua madrasah di Sumbar harus terus berinovasi,” tegas Hendri di hadapan para peserta Rakor.
Tak lupa, Hendri juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Kepala MIN 1 Solok Selatan, Sukmi Hidayati, beserta seluruh jajaran guru dan pegawai, yang telah mempersiapkan kegiatan ini dengan penuh dedikasi.
Selain sebagai forum koordinasi, Rakor ini juga menjadi ajang berbagi praktik baik, menyatukan visi, serta memperkuat jejaring antar madrasah dalam mewujudkan sistem pendidikan yang inklusif, berkualitas, dan adaptif terhadap perubahan zaman.
“Kami merasa bangga dan berterima kasih karena MIN 1 Solok Selatan dipercaya sebagai tuan rumah untuk kegiatan penting berskala provinsi ini,” ujar Sukmi Hidayati dalam sambutannya.
Ia berharap, Rakor ini mampu menjadi titik tolak penguatan komitmen seluruh kepala MI se-Sumatera Barat untuk menciptakan lingkungan belajar yang ramah bagi semua anak, tanpa diskriminasi.
Rapat Koordinasi KKMI tahun ini tak hanya sekadar pertemuan rutin, tapi menjadi momen strategis memperkuat gerakan madrasah inklusi di Ranah Minang, sejalan dengan visi besar Kementerian Agama RI dalam menghadirkan pendidikan berkualitas dan berkeadilan bagi seluruh anak bangsa. (aby)


