Parit Malintang, Rakyatterkini.com — Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Padang Pariaman menyelenggarakan Bimbingan Teknis (Bimtek) Instrumen Akreditasi Perpustakaan bagi ratusan pengelola perpustakaan tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) se-Kabupaten Padang Pariaman.
Kegiatan ini berlangsung di Aula Dinas Kearsipan dan Perpustakaan setempat, Selasa (21/10/2025).
Bimtek diikuti oleh para kepala sekolah, pengelola perpustakaan, serta menghadirkan dua narasumber berpengalaman di bidang kepustakawanan, yakni Syahrahmat, Pustakawan Ahli Muda Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kota Bukittinggi, dan M. Fadli, Dosen UIN Imam Bonjol Padang sekaligus anggota Tim Akreditasi Perpustakaan Nasional (Perpusnas).
Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Padang Pariaman, Sumarni, dalam sambutannya menyebutkan bahwa pelaksanaan Bimtek ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas dan kompetensi pengelola perpustakaan sekolah dalam memenuhi Standar Nasional Perpustakaan (SNP) sebagaimana diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 2014 sebagai turunan dari Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2007 tentang Perpustakaan.
“Akreditasi bukan hanya sekadar simbol pengakuan, tetapi merupakan proses penting untuk memastikan perpustakaan telah memenuhi standar nasional dalam hal koleksi, layanan, manajemen, dan sumber daya manusia,” ujar Sumarni.
Ia juga menekankan pentingnya inovasi di era digital agar perpustakaan tetap relevan dan berperan aktif sebagai pusat literasi serta sumber belajar bagi masyarakat.
“Melalui kegiatan ini, kami berharap para kepala sekolah dan pengelola perpustakaan terus berkomitmen mengembangkan perpustakaan sekolah. Pada tahun 2026, kami menargetkan sedikitnya 20 perpustakaan sekolah di Padang Pariaman sudah terakreditasi sebagai bagian dari program pembinaan berkelanjutan,” tambahnya.
Sementara itu, Ketua Panitia yang juga Kepala Bidang Perpustakaan, Ns. Asrida Dayang, dalam laporannya menyampaikan bahwa kegiatan ini diikuti oleh 80 peserta, yang terdiri atas kepala sekolah dan pengelola perpustakaan SD serta SMP di seluruh wilayah Padang Pariaman.
Asrida menjelaskan, kegiatan Bimtek ini bertujuan meningkatkan mutu pembinaan dan pengelolaan perpustakaan, baik umum maupun khusus, termasuk perpustakaan nagari. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong setiap perpustakaan untuk mendaftarkan diri agar memiliki Nomor Pokok Perpustakaan (NPP) dan siap mengikuti proses akreditasi nasional.
“Kami ingin semua perpustakaan di Padang Pariaman terdata, memenuhi standar, dan memiliki daya saing. Dengan demikian, manfaat keberadaan perpustakaan dapat benar-benar dirasakan masyarakat, terutama para peserta didik,” ujar Asrida.
Melalui kegiatan ini, Dinas Kearsipan dan Perpustakaan Kabupaten Padang Pariaman berharap dapat memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam membangun ekosistem literasi yang berkualitas — menuju perpustakaan sekolah yang modern, produktif, dan menjadi pusat pembelajaran sepanjang hayat. (rel/s)


