Pasaman, Rakyatterkini.com - Bupati Pasaman, Welly Suhery, bersama Wakil Bupati Parulian Dalimunte, menyampaikan bahwa keberanian Bidan Dona mencerminkan semangat komitmen Pemkab dalam menghadirkan layanan kesehatan hingga pelosok desa tanpa pengecualian
Sebagai bentuk apresiasi, pemerintah daerah menyerahkan piagam penghargaan, bingkisan, serta satu unit sepeda motor dinas (plat merah) untuk mendukung mobilitas Bidan Dona di lapangan Menurut Welly, penghargaan ini layak diberikan kepada tenaga kesehatan yang berjuang melayani daerah terpencil meskipun menghadapi keterbatasan akses dan fasilitas
Video aksi heroiknya ini viral sejak Jumat (1/8/2025). Kondisi jembatan kayu sepanjang sekitar 15 meter di atas Sungai Batang Pasaman telah terputus, menyebabkan isolasi dua kejorongan: Batang Kundur (sekitar 80 KK) dan Sinuangon (70 KK)
Akibat putusnya akses tersebut, harga sembako naik hingga 150% dan tarif ojek melonjak dari Rp 100.000 menjadi Rp 250.000 per orang
Pemkab Pasaman telah menurunkan tim teknis dari Dinas PUPR untuk mengevaluasi rusaknya jembatan dan menyiapkan pembangunan jembatan darurat sementara sembari menghitung kebutuhan anggaran untuk pembangunan permanen
Bidan Dona menyatakan dirinya terpanggil oleh tugas: "Saya tak bermaksud viral, semua itu spontan dari masyarakat. Saya memang sudah sering bolak‑balik melayani warga di Batang Kundur dan Sinuangon," ujar Dona, yang merasa terharu atas perhatian publik dan pemerintah daerah (da*)


