Notification

×

Iklan

SPH Gelar Seminar Kegawatdaruratan Ibu dan Bayi

Kamis, 31 Juli 2025 | 16:37 WIB Last Updated 2025-07-31T09:37:00Z

Seminar Kebidanan yang digelar Semen Padang Hospital (SPH).

Padang, Rakyatterkini.com — Semen Padang Hospital (SPH) menggelar Seminar Kebidanan bertema "Tatalaksana Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatus" sebagai bentuk upaya meningkatkan kapasitas serta kesiapsiagaan tenaga medis dalam menghadapi situasi darurat, khususnya yang melibatkan ibu hamil dan bayi baru lahir. Kegiatan ini berlangsung di ruang pertemuan SPH.

Seminar ini menjadi wadah penting untuk memperdalam pemahaman tenaga medis mengenai penanganan cepat dan tepat saat menghadapi kondisi kritis yang dapat berdampak langsung pada keselamatan ibu dan bayi.

General Manager Marketing and Corporate Communication SPH, dr. Dilla Putri Ellysa, menegaskan pentingnya tema ini dalam dunia kebidanan. Ia menjelaskan bahwa kondisi gawat darurat dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga dibutuhkan respons yang cepat, tepat, dan terlatih dari seluruh tim medis.

> “Seminar ini merupakan salah satu bentuk komitmen kami untuk membekali tenaga kesehatan dengan kemampuan yang dibutuhkan dalam menangani situasi kegawatdaruratan secara optimal,” jelasnya.

Kegiatan ini diikuti oleh tenaga medis dari berbagai unit pelayanan di lingkungan SPH serta beberapa perwakilan dari instansi kesehatan lainnya.

Hadir sebagai narasumber dalam seminar ini adalah dr. Yoshida Nazar, Sp.OG, spesialis obstetri dan ginekologi, serta dr. Dhina Lydia Lestari, Sp.A, M.Biomed, spesialis anak. Keduanya membagikan ilmu dan pengalaman terkait penanganan terkini dalam kondisi gawat darurat pada ibu hamil dan bayi baru lahir.

Menurut dr. Dilla, pembahasan mengenai kegawatdaruratan obstetri dan neonatus memiliki posisi strategis karena menyangkut keselamatan dua jiwa sekaligus. Kesalahan dalam penanganan dapat berujung pada komplikasi serius, bahkan kematian. Oleh karena itu, pelatihan semacam ini menjadi langkah preventif yang sangat penting.

> “Kami berharap seluruh peserta dapat mengimplementasikan ilmu yang diperoleh untuk memberikan pelayanan terbaik, terutama dalam menghadapi situasi gawat darurat,” tuturnya.

Seminar ini sekaligus mempertegas komitmen SPH dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak, tidak hanya di Sumatera Barat tetapi juga untuk kawasan sekitarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update