Notification

×

Iklan

Solok Jadi Fokus Indosat Kembangkan Ekonomi Digital

Kamis, 31 Juli 2025 | 06:03 WIB Last Updated 2025-07-31T01:00:35Z

Indosat Kembangkan Ekonomi Digital


Padang, Rakyatterkini.com– Indosat Ooredoo Hutchison (IOH) terus menunjukkan komitmennya dalam memperluas akses digital dan meningkatkan kualitas layanan di wilayah Sumatra, khususnya Sumatra Barat.

Melalui penguatan infrastruktur jaringan, peluncuran layanan inovatif, hingga program pemberdayaan masyarakat, Indosat hadir bukan hanya sebagai penyedia layanan telekomunikasi, tetapi juga sebagai mitra strategis dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.

Hingga tahun 2025, Indosat telah memperluas kapasitas jaringan 4G di lebih dari 1.000 titik BTS yang tersebar di berbagai wilayah Sumatra Barat, termasuk kota-kota besar dan daerah terpencil seperti Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, hingga Solok. Ekspansi ini bertujuan meningkatkan kenyamanan masyarakat dalam menikmati layanan digital, mulai dari streaming, bermain gim daring, hingga komunikasi harian.

Salah satu wilayah prioritas Indosat adalah Kabupaten Solok, yang memiliki potensi besar di sektor pariwisata dan UMKM berbasis digital. Daerah ini dikenal lewat kekayaan alamnya seperti Danau Singkarak, Bukik Cambai, serta kawasan agrowisata di lereng Gunung Talang. Kekayaan budaya juga menjadi daya tarik, salah satunya adalah Batik Salingka Tabek—batik tulis khas yang merefleksikan nilai-nilai lokal Minangkabau.

Melihat potensi tersebut, Indosat memperkuat jaringan 4G di sejumlah titik strategis seperti Pasar Sumani, Alahan Panjang, Nagari Tabek, serta sentra UMKM dan lokasi wisata lainnya. Tujuannya adalah mendukung pelaku usaha lokal dalam memanfaatkan teknologi digital guna memperluas jangkauan pasar dan meningkatkan daya saing produk.

EVP – Head of Circle Sumatra Indosat Ooredoo Hutchison, Agus Sulistio, menegaskan bahwa kehadiran Indosat bukan sekadar menyediakan koneksi internet, melainkan juga membawa harapan bagi tumbuh kembangnya UMKM lokal seiring dengan kemajuan pariwisata. “Solok menyimpan kekayaan alam dan budaya yang luar biasa. Kami ingin membantu memaksimalkan potensi itu dalam ekosistem digital agar bisa bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” ujarnya.

Salah satu pelaku UMKM yang merasakan langsung dampak positif ini adalah Yusrizal, pendiri Batik Salingka Tabek yang berlokasi di Sawah Parik, Desa Bawah Duku, Kecamatan Koto Baru. Ia menyebut, jaringan internet yang kini lebih stabil serta pelatihan digital yang diikutinya telah mendorong penjualan secara daring dan memperkuat layanan pelanggan melalui platform digital.

“Kami memasarkan Batik Salingka Tabek secara online dan bekerja sama dengan agen perjalanan lokal untuk menjadikannya suvenir khas Solok. Turis dari Malaysia, Brunei, Thailand, hingga Singapura pernah datang langsung ke workshop kami untuk membeli batik,” kata Yusrizal, yang akrab disapa Yus.

Karya batiknya memuat beragam motif khas Kabupaten Solok seperti Bareh Solok, Rumah Gadang Usang, Burung Makan Padi, Masjid Tuo, dan budaya Jawi-Jawi. Hingga kini, ia telah mematenkan 16 desain batik tulis yang seluruhnya ia kembangkan secara mandiri melalui riset daring dan eksplorasi budaya lokal.

Dampak positif dari penguatan jaringan Indosat juga terlihat dalam meningkatnya transaksi melalui media sosial, terbentuknya komunitas kreatif, serta terbukanya lapangan kerja baru, khususnya di sektor ekonomi kreatif berbasis budaya.

Indosat tidak hanya fokus pada pembangunan infrastruktur digital, tetapi juga menghadirkan solusi inklusif yang mendorong partisipasi masyarakat sebagai mitra utama dalam pembangunan. Perusahaan ini percaya bahwa kemajuan teknologi harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi lokal dan pelestarian budaya.

Melalui inisiatif di Kabupaten Solok, Indosat berharap dapat terus berkontribusi dalam membangun ekosistem pariwisata dan UMKM berbasis komunitas di Sumatra Barat. Fokus Indosat bukan hanya pada konektivitas, melainkan pada pemberdayaan masyarakat agar menjadi penggerak utama dalam pengembangan pariwisata berkelanjutan dan ekonomi kreatif di era digital.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update