Padang, Rakyatterkini.com – Sebuah rumah tak berpenghuni di kawasan Binuang Kampung Dalam, Kecamatan Pauh, Kota Padang, ludes terbakar dalam insiden kebakaran yang terjadi pada Selasa sore (29/7/2025).
Kebakaran tersebut berlangsung sekitar pukul 14.44 WIB dan berhasil dipadamkan dalam kurun waktu kurang dari 40 menit oleh tim Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang.
Kepala Bidang Operasional Damkar Kota Padang, Rinaldi, memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Rumah yang terbakar merupakan milik warga bernama Agus. Kondisinya memang kosong dan tidak dihuni, sehingga tidak ada korban yang terdampak," jelas Rinaldi.
Api pertama kali diketahui oleh warga setempat, Noviarianti (42), yang melihat kepulan asap dari bagian tengah rumah. Ia segera melaporkan kejadian tersebut ke petugas damkar.
Petugas menerima laporan pukul 14.44 WIB, dan satu menit kemudian langsung mengerahkan armada ke lokasi. Tim tiba pada pukul 14.48 WIB dan berhasil menuntaskan proses pemadaman pada pukul 15.21 WIB.
Sebanyak empat unit armada dan sekitar 70 personel gabungan dikerahkan dalam operasi ini. Lokasi rumah yang berada di tengah area persawahan sempat menyulitkan akses kendaraan pemadam, namun hal tersebut dapat diatasi berkat kerja sama dari berbagai pihak.
“Berkat kolaborasi antara petugas Damkar, TNI, Polri, PMI, pihak kelurahan, serta PLN, api berhasil dijinakkan dan tidak merembet ke bangunan lain,” ungkap Rinaldi.
Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai Rp 50 juta. Tidak ada bangunan atau warga di sekitar yang ikut terdampak.
Hingga saat ini, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan oleh pihak berwenang. “Kita masih menunggu hasil investigasi untuk mengetahui penyebab pasti kebakaran,” tambahnya.
Kondisi rumah yang sudah lama tidak dihuni turut menjadi tantangan dalam upaya penanggulangan awal. Meski begitu, kecepatan dan kesiapsiagaan tim pemadam patut diapresiasi karena mampu mencegah kebakaran meluas.
Sementara itu, pemilik rumah, Agus (50), yang sehari-hari bekerja sebagai buruh harian lepas, saat ini tengah menjalani proses pendataan untuk kemungkinan mendapatkan bantuan dari pemerintah daerah.(da*)


