Notification

×

Iklan

Program Balad-Mulyadi Dorong Ekonomi Lewat Peternakan

Selasa, 22 Juli 2025 | 19:17 WIB Last Updated 2025-07-25T17:19:32Z

Program Balad-Mulyadi Dorong Ekonomi


Pariaman, Rakyatterkini.com – Wali Kota Pariaman, Yota Balad, secara simbolis menyerahkan bantuan berupa mesin tetas dan ayam petelur jenis Kampung Unggul Balitbangtan (KUB) kepada masyarakat dan kelompok tani di Kota Pariaman. Penyerahan dilakukan di Ruang Pertemuan Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan, Desa Jati Mudik, Kecamatan Pariaman Tengah, Selasa (22/7/2025).

Dalam sambutannya, Wali Kota Yota Balad menegaskan bahwa bantuan ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendukung program unggulan “Satu Rumah Satu Industri Rumah Tangga”, yang menjadi bagian dari misi Balad–Mulyadi.

“Program ini tidak hanya bertujuan memperkuat ketahanan pangan, tetapi juga mendorong masyarakat memiliki sumber pendapatan tambahan melalui sektor peternakan. Setiap keluarga penerima bantuan mendapatkan 10 ekor ayam petelur, terdiri dari 8 betina dan 2 jantan, sementara empat kelompok ternak menerima masing-masing satu unit mesin tetas,” jelas Yota.

Secara keseluruhan, bantuan ayam petelur diberikan kepada 120 Kepala Keluarga (KK) terpilih. Sementara itu, empat kelompok masyarakat yang menerima mesin tetas berasal dari Desa Talago Sariak dan Desa Kampuang Gadang (Kecamatan Pariaman Timur), Desa Tungkal Utara (Kecamatan Pariaman Utara), serta Kelurahan Jawi–Jawi II (Kecamatan Pariaman Tengah).

Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kota Pariaman juga akan memberikan pendampingan teknis berkelanjutan kepada para penerima bantuan. Para penyuluh pertanian akan mendampingi dalam hal pemeliharaan ayam, pemberian pakan, hingga manajemen usaha kecil berbasis peternakan.

“Diharapkan dengan adanya mesin tetas ini, produksi bibit ayam lokal akan meningkat dan ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah bisa ditekan,” tambahnya.

Yota Balad juga menyoroti pentingnya sektor pertanian, peternakan, dan perikanan dalam perekonomian daerah. Berdasarkan data statistik tahun 2024, sektor ini menyumbang 18,34% terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) Kota Pariaman – tertinggi dibanding sektor lainnya.

“Meski wilayah administrasi Kota Pariaman tergolong kecil, kontribusi dari sektor ini sangat signifikan. Kami berharap bantuan ini bisa menjadi langkah awal bagi ibu rumah tangga untuk membangun usaha produktif, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memperkuat perekonomian lokal,” tutup Yota.(rel./s)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update