Notification

×

Iklan

Pelatihan Gawat Darurat Neonatus Digelar di SPH

Kamis, 31 Juli 2025 | 11:33 WIB Last Updated 2025-07-31T04:33:00Z

Seminar Kebidanan yang digelar Semen Padang Hospital (SPH).


Padang, Rakyatterkini.com — Guna meningkatkan kapasitas dan kesiapsiagaan tenaga medis dalam menghadapi situasi darurat, Semen Padang Hospital (SPH) mengadakan Seminar Kebidanan bertajuk *Tatalaksana Kegawatdaruratan Obstetri dan Neonatus*. Kegiatan ini digelar di ruang pertemuan SPH dan diikuti oleh berbagai tenaga kesehatan dari unit pelayanan internal maupun perwakilan institusi kesehatan lainnya.

Seminar ini menjadi wadah penting untuk memperkuat pemahaman tenaga medis mengenai penanganan cepat dan tepat pada kondisi kritis yang melibatkan ibu hamil serta bayi baru lahir.

General Manager Marketing and Corporate Communication SPH, dr. Dilla Putri Ellysa, menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan ini adalah untuk memberikan pembekalan menyeluruh kepada tenaga medis dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan obstetri dan neonatus yang sering kali memerlukan tindakan cepat dan akurat.

> “Situasi gawat darurat dalam praktik kebidanan bisa terjadi sewaktu-waktu. Karena itu, seluruh tim medis perlu memiliki respons yang sigap, tepat, dan terlatih,” ujar dr. Dilla.

Ia menambahkan bahwa pelatihan semacam ini menjadi salah satu bentuk komitmen SPH dalam meningkatkan kompetensi sumber daya kesehatan, demi menjamin keselamatan pasien, baik ibu maupun bayi.

Seminar tersebut menghadirkan dua narasumber ahli, yakni dr. Yoshida Nazar, Sp.OG (Spesialis Obstetri dan Ginekologi) serta dr. Dhina Lydia Lestari, Sp.A, M.Biomed (Spesialis Anak). Keduanya berbagi ilmu dan pengalaman terkini terkait penanganan kondisi kritis pada ibu dan bayi, termasuk strategi pencegahan komplikasi.

Menurut dr. Dilla, tema yang diangkat memiliki nilai strategis karena menyangkut dua nyawa sekaligus. Penanganan yang tidak optimal dapat berujung pada risiko fatal, sehingga penguatan kapasitas tenaga medis menjadi langkah preventif yang sangat penting.

“Kami berharap, ilmu yang diperoleh dalam seminar ini dapat langsung diterapkan dalam pelayanan medis, terutama dalam kondisi gawat darurat,” katanya.

Kegiatan ini juga merupakan bagian dari upaya berkelanjutan SPH untuk meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Sumatera Barat dan wilayah sekitarnya.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update