Notification

×

Iklan

Kemlu Imbau WNI Waspada Konflik Thailand-Kamboja

Selasa, 29 Juli 2025 | 01:50 WIB Last Updated 2025-07-28T18:50:00Z

Direktur Perlindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha

Jakarta, Rakyatterkini.com – Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI)** memastikan bahwa tidak ada Warga Negara Indonesia (WNI) yang menjadi korban dalam bentrokan bersenjata antara militer Kamboja dan Thailand.

Pernyataan ini disampaikan oleh Direktur Pelindungan WNI Kemlu RI, Judha Nugraha, setelah pihaknya bersama Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Phnom Penh dan Bangkok melakukan pemantauan intensif terhadap perkembangan situasi di lapangan.

"Melalui koordinasi dan komunikasi dengan berbagai pihak, hingga saat ini tidak terdapat laporan mengenai WNI yang terdampak dalam konflik bersenjata tersebut," ujar Judha dalam keterangan resminya pada Minggu (27/7/2025).

Sebagai langkah antisipatif, KBRI di kedua negara telah mengeluarkan imbauan kepada seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan. Mereka diminta untuk menghindari perjalanan ke area perbatasan yang rawan konflik, serta terus memantau informasi dari otoritas setempat maupun media lokal.

Kemlu juga mengingatkan agar WNI segera menghubungi perwakilan diplomatik Indonesia apabila menghadapi kondisi darurat di wilayah Kamboja atau Thailand. KBRI Phnom Penh dapat dihubungi melalui nomor +855-12-813-282, sementara KBRI Bangkok melalui nomor +66-92-903-1103.

Bentrokan di perbatasan kedua negara diketahui meningkat sejak Kamis (24/7/2025), dipicu oleh sengketa berkepanjangan terkait Candi Preah Vihear—situs bersejarah abad ke-11 yang telah diakui sebagai warisan dunia oleh UNESCO. Ketegangan yang sebelumnya ditandai dengan insiden ranjau darat dan saling mengusir diplomat akhirnya memuncak menjadi kontak senjata, termasuk penggunaan artileri berat dan roket di sekitar kawasan candi.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update