Notification

×

Iklan

Kasus Ijazah Palsu, Jokowi Ajukan Penundaan Pemeriksaan

Rabu, 23 Juli 2025 | 01:30 WIB Last Updated 2025-07-22T18:30:00Z

Joko Widodo

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pemeriksaan terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi), terkait dugaan ijazah palsu ditunda karena alasan kesehatan.

Rencananya, Jokowi akan dimintai keterangan oleh penyidik Polda Metro Jaya pada Kamis, 17 Juli 2025. Namun, agenda tersebut harus dijadwal ulang lantaran kondisi kesehatannya masih dalam pengawasan dokter.

“Benar, pekan lalu kami menerima surat panggilan dari Polda Metro Jaya. Namun karena kondisi kesehatan Pak Jokowi yang masih menjalani observasi medis, kami mengajukan permohonan penundaan pemeriksaan,” jelas pengacara Jokowi, Rivai Kusumanegara, pada Selasa (22/7).

Rivai menambahkan bahwa pihaknya telah menyampaikan dua opsi kepada penyidik. Pertama, menunggu hingga Jokowi dinyatakan sehat oleh dokter. Kedua, apabila pemeriksaan mendesak, maka bisa dilakukan di kediaman beliau, sebagaimana diatur dalam Pasal 113 KUHAP.

“Kami masih menanti jawaban dari penyidik. Harapannya, dalam minggu ini sudah ada kejelasan mengenai tindak lanjutnya,” lanjut Rivai.

Sebelumnya, Jokowi melaporkan pihak yang diduga menyebarkan fitnah terkait tuduhan ijazah palsu ke Polda Metro Jaya. Laporan tersebut mengacu pada Pasal 310 dan 311 KUHP, serta Pasal 27A, 32, dan 35 dalam Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).

Kasus ini telah naik ke tahap penyidikan usai dilakukan gelar perkara. Total ada empat laporan yang ditindaklanjuti, sementara dua laporan lainnya telah dicabut oleh pelapor.

Adapun kasus serupa pernah ditangani Bareskrim Polri. Setelah melalui proses penyelidikan, Bareskrim menyimpulkan bahwa ijazah milik Jokowi adalah sah dan identik dengan dokumen pembanding. Meski demikian, pihak pelapor dari Tim Pembela Ulama dan Aktivis (TPUA) sempat meminta agar dilakukan gelar perkara ulang.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update