![]() |
| Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, bersama Forkopimda. |
Tanah Datar, Rakyatterkini.com — Wakil Bupati Tanah Datar, Ahmad Fadly, membuka Festival Semarak Budaya Tuan Kadhi di Lapangan Bola Kaki Guguak, Padang Ganting.
Festival tahunan yang telah memasuki tahun ketiga ini berlangsung selama tiga hari, mulai 25 hingga 27 Juli 2025, dengan rangkaian acara yang dimeriahkan oleh penampilan seni budaya, kegiatan keagamaan, serta berbagai atraksi khas nagari.
Ahmad Fadly memberikan apresiasi tinggi kepada masyarakat Nagari Padang Ganting yang secara konsisten menggelar festival ini setiap tahun.
“Alhamdulillah, Festival Semarak Tuan Kadhi sudah memasuki tahun ketiga. Kegiatan ini mencerminkan semangat gotong royong serta kekompakan masyarakat, baik yang berada di ranah maupun di rantau,” ujarnya.
Ahmad Fadly juga menekankan potensi wisata besar yang dimiliki Nagari Padang Ganting.
“Kita punya pemandian air panas, air terjun tujuh tingkek, hingga batu jejak Nabi, yang semuanya menambah pesona Nagari Tuan Kadhi. Festival ini menjadi wadah promosi wisata sekaligus mendukung misi pemerintah daerah untuk mewujudkan transformasi ekonomi berbasis pertanian, pariwisata, usaha mikro, dan peningkatan investasi,” jelasnya.
Wali Nagari Padang Ganting, Harmansyah, mengungkapkan festival ini sepenuhnya diprakarsai oleh anak nagari dan didukung oleh masyarakat di kampung maupun di perantauan.
“Festival Semarak Tuan Kadhi menjadi pengganti program Satu Nagari Satu Event. Acara ini mencerminkan kemandirian nagari dalam mengembangkan potensi lokal. Alhamdulillah, berkat dukungan semua pihak, festival ini dapat terlaksana dengan baik,” kata Harmansyah.
Ia juga mendorong promosi digital untuk mendukung pariwisata daerah.
“Kami berharap potensi wisata di Nagari Padang Ganting semakin dikenal luas, baik di dalam maupun luar daerah, sehingga mampu mendatangkan wisatawan sebanyak-banyaknya,” tambahnya.
Festival Semarak Budaya Tuan Kadhi menampilkan berbagai kegiatan seperti pertunjukan kesenian tradisional, pameran UMKM lokal, lomba kesenian anak nagari, hingga tabligh akbar. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi daya tarik wisata budaya sekaligus ajang silaturahmi warga. (Ris1)


