Notification

×

Iklan

Di Jepang, Andre Bahas Peran Strategis Danantara

Selasa, 29 Juli 2025 | 03:15 WIB Last Updated 2025-07-28T20:15:00Z

Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade


Jakarta, Rakyatterkini.com – Wakil Ketua Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, Andre Rosiade, menjadi salah satu pembicara utama dalam acara ASSIGN 2025: The 8th Annual Scientific Symposium of Indonesian Collegians in Japan yang diselenggarakan oleh Persatuan Pelajar Indonesia di Jepang (PPI Jepang) di University of Tokyo.

Dalam forum ilmiah bergengsi tersebut, Andre menekankan pentingnya peran Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara) atau Danantara Indonesia sebagai lembaga strategis dalam mempercepat pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menyebut bahwa Danantara memiliki potensi besar untuk menciptakan peluang kerja baru bagi generasi muda Indonesia.

Simposium ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Bambang Brojonegoro, Dekan Asian Development Bank Institute; Amzul Rifin, Atase Pendidikan dan Kebudayaan KBRI Tokyo; Leni Nurlaeni, Atase Keuangan KBRI Tokyo; serta Rektor IPB University Arif Satria dan Rektor Universitas Brawijaya Widodo.

Andre menjelaskan bahwa Danantara akan menjadi mitra strategis Komisi VI dan Komisi XI DPR RI dalam mengawal kebijakan investasi nasional, sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Ia berharap kehadiran Danantara mampu mendorong transparansi, ketepatan sasaran, dan penguatan hilirisasi sektor industri, seperti nikel, bauksit, hingga timah.

“Kami mengajak mahasiswa Indonesia di Jepang untuk mendukung Danantara sebagai instrumen pencipta lapangan kerja sekaligus penggerak pertumbuhan ekonomi nasional hingga mencapai target 8 persen,” ujar Andre yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Ikatan Keluarga Minang (IKM), dalam keterangannya pada Senin (28/7/2025).

Dalam sesi diskusi interaktif, Andre turut mendorong para mahasiswa untuk memahami dinamika peluang dan tantangan strategis yang dihadapi Indonesia, serta aktif menjalin kolaborasi global melalui riset, jaringan profesional, dan inisiatif bisnis. Ia menekankan bahwa mahasiswa Indonesia di luar negeri memiliki peran penting sebagai agen perubahan dan penghubung inovasi serta investasi untuk kemajuan tanah air.

Sementara itu, Ketua Panitia M. Aziz berharap simposium ASSIGN yang ke-8 ini dapat meningkatkan kepedulian mahasiswa Indonesia di luar negeri terhadap perkembangan ekonomi nasional dan memperluas pemahaman mereka mengenai pentingnya investasi strategis bagi masa depan bangsa.

Ketua PPI Jepang, Prima Gandhi, juga menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang telah mendukung terlaksananya acara tahunan ini, yang telah konsisten digelar sejak tahun 2016 sebagai bagian dari upaya memperkuat peran akademisi Indonesia di ranah internasional.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update