Notification

×

Iklan

Bupati Solok Resmikan Huller Listrik di Selayo

Senin, 28 Juli 2025 | 21:11 WIB Last Updated 2025-07-28T14:11:00Z

Petani Kabupaten Solok maju dengan Program Basolek. 


Solok, Rakyatterkini.com – Pemerintah Kabupaten Solok terus mendorong kemajuan sektor pertanian melalui kolaborasi dengan PLN UP3 Solok lewat program inovatif Bareh Solok Elektrik (Basolek).

Program ini fokus pada elektrifikasi mesin penggilingan padi, dan salah satu realisasi terbarunya adalah pengoperasian huller berbasis listrik di Huller Danira, Selayo, Kabupaten Solok. Bupati Solok, John F. Pandu, hadir langsung menyaksikan proses penyalaan mesin listrik tersebut bersama jajaran Forkopimda Kabupaten Solok dan Kecamatan Kubung.

Dalam sambutannya, Bupati menyatakan bahwa program Basolek membawa dampak signifikan bagi para petani, khususnya dalam menekan biaya operasional dan meningkatkan efisiensi produksi.

“Dulu, biaya operasional mesin huller cukup tinggi, mulai dari pembelian solar, limbah pembakaran, hingga perawatan mesin yang rutin. Sekarang, dengan mesin listrik, biaya jauh lebih hemat. Harga listrik jauh lebih murah dibanding solar, dan petani tak lagi terbebani urusan perawatan mesin secara berkala,” ujar Bupati.

Danira, pemilik Huller Danira, turut merasakan manfaat dari konversi ini. Menurutnya, penggunaan mesin listrik tidak hanya membuat proses produksi lebih efisien, tetapi juga menciptakan lingkungan kerja yang lebih nyaman dan bersih.

“Sekarang kami bisa menggiling padi kapan saja tanpa takut kehabisan bahan bakar. Suasana kerja juga lebih tenang, tidak berisik, dan tidak berasap. Dari pengalaman rekan-rekan yang lebih dulu beralih ke listrik, pendapatan mereka bahkan meningkat hingga 65 persen,” ungkap Danira.

Manager PLN UP3 Solok, Hariani, menjelaskan bahwa program Basolek hadir sebagai solusi inovatif dalam menjawab kebutuhan pelaku usaha penggilingan padi di Solok.

“Program ini merupakan wujud nyata kerja sama PLN dan Pemkab Solok dalam mendukung produktivitas pertanian dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Elektrifikasi penggilingan padi menjadi langkah strategis menuju pertanian modern dan ramah lingkungan,” terang Hariani.

Melihat manfaat yang dirasakan, Bupati Solok mengimbau seluruh pelaku usaha penggilingan padi di wilayahnya untuk segera beralih ke teknologi listrik sebagai bentuk adaptasi terhadap perubahan zaman serta mendukung pertumbuhan UMKM pertanian yang lebih berkelanjutan.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update