Tanah Datar, Rakyatterkini.com– Bastari Farm Group, peternakan ayam broiler milik Bastari yang berlokasi di Lintau, Kabupaten Tanah Datar, kini resmi menjadi pelanggan PLN dengan kapasitas daya 197 kVA.
Bastari mengungkapkan bahwa beralih ke listrik PLN merupakan keputusan yang sangat menguntungkan bagi usahanya. Menurutnya, operasional peternakan menjadi jauh lebih efisien dibanding saat masih mengandalkan genset.
“Sebelumnya, saya pernah mengelola peternakan ayam petelur dengan sistem manual. Semua dilakukan secara konvensional—mulai dari pemberian pakan, pembersihan kandang, hingga proses penetasan telur yang masih alami,” kenangnya.
Pada masa itu, penggunaan listrik pun masih sangat terbatas, dan tambahan daya hanya diperoleh dari genset. Namun sejak beralih ke sistem closed house dengan ayam broiler dan memanfaatkan listrik PLN sepenuhnya, hasilnya jauh lebih maksimal.
“Dengan sistem listrik penuh, operasional menjadi lebih efektif, efisien, dan menguntungkan,” ungkap Bastari.
Ia pun menyampaikan apresiasi kepada PLN yang telah memberikan pelayanan cepat dan mudah dalam proses penyambungan baru ke peternakannya.
“Saya berharap pasokan listrik tetap stabil dan andal, agar seluruh aktivitas peternakan bisa berjalan lancar,” tambahnya.
Di tempat terpisah, Manager PLN UP3 Payakumbuh, Teguh Budi Octavianto, menegaskan komitmen PLN dalam mendukung pelaku usaha di sektor pertanian dan peternakan.
“PLN hadir melalui program Electrifying Agriculture untuk mendorong produktivitas di sektor ini. Kami menyediakan listrik yang andal, ramah lingkungan, dan berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung pertumbuhan ekonomi,” ujar Teguh.(da*)


