Notification

×

Iklan

80.000 Koperasi Desa Jadi Target Pemerintah

Minggu, 27 Juli 2025 | 00:06 WIB Last Updated 2025-07-26T17:06:00Z

Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto

Jakarta, Rakyatterkini.com – Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, secara resmi meluncurkan program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDMP) di Desa Bentangan, Klaten, Jawa Tengah, pada Senin (21/7/2025). Acara ini menjadi momentum penting dalam langkah strategis pemerintah mewujudkan kemandirian ekonomi rakyat dari akar rumput.

Dalam kegiatan tersebut, Presiden didampingi oleh sejumlah menteri, termasuk Menteri Agraria dan Tata Ruang/Kepala Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Nusron Wahid.

Program KDMP merupakan inisiatif langsung dari Presiden Prabowo dan menjadi bagian dari komitmen besar pemerintah dalam membentuk 80.000 koperasi di tingkat desa dan kelurahan di seluruh Indonesia. Tujuannya jelas: membangun kekuatan ekonomi dari kelompok masyarakat yang selama ini dianggap lemah.

“Dari kondisi yang lemah menjadi kekuatan—itulah semangat koperasi. Koperasi adalah wujud nyata dari gotong royong,” tegas Presiden Prabowo di hadapan puluhan ribu masyarakat yang mengikuti acara baik secara langsung maupun virtual.

Lebih lanjut, Presiden menekankan bahwa kehadiran koperasi di setiap pelosok tanah air merupakan cerminan kemampuan negara dalam menyediakan kesejahteraan yang adil dan merata bagi seluruh warganya.

“Negara yang merdeka sejatinya adalah negara yang mampu menjamin kehidupan yang layak bagi seluruh rakyatnya,” ujar Prabowo.

Peresmian KDMP ditandai dengan penekanan bel serta penandatanganan prasasti oleh Presiden, yang turut disaksikan para menteri dan kepala lembaga Kabinet Merah Putih.

Partisipasi Menteri Nusron Wahid dalam acara ini sekaligus menunjukkan dukungan kuat terhadap penguatan ekonomi berbasis desa sebagai fondasi pembangunan nasional.

“Kolaborasi lintas kementerian ini adalah bukti konkret dari komitmen bersama membangun kemandirian desa,” ungkap Menteri Nusron.

Melalui KDMP, pemerintah berupaya memperkuat struktur ekonomi dari level paling bawah, dengan pendekatan gotong royong dan partisipasi aktif seluruh lapisan masyarakat.(da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update