Notification

×

Iklan

AS Fasilitasi Gencatan Senjata antara Pakistan dan India

Minggu, 11 Mei 2025 | 01:00 WIB Last Updated 2025-05-11T02:56:51Z

Ilustrasi

Jakarta, Rakyatterkini.com – Pakistan dan India sepakat untuk menghentikan konflik bersenjata dan memberlakukan gencatan senjata segera mulai Sabtu (10/5/2025), setelah terlibat ketegangan militer sejak Rabu (7/5/2025).

Menteri Luar Negeri Pakistan, Ishaq Dar, menyatakan bahwa kesepakatan gencatan senjata dicapai sebagai bentuk komitmen negaranya terhadap perdamaian kawasan.

"Pakistan selalu berkomitmen pada upaya perdamaian dan stabilitas regional, tanpa mengorbankan kedaulatan maupun keutuhan wilayah kami," tulis Dar dalam pernyataan di platform media sosial X.

Sebelumnya, kepada Geo TV, Dar menyampaikan bahwa Pakistan membuka peluang perdamaian jika India menghentikan aksi agresifnya.

Dari pihak India, Kementerian Luar Negeri mengonfirmasi bahwa gencatan senjata diberlakukan mulai pukul 17.00 waktu setempat. Meski demikian, pemerintah India menegaskan akan tetap bersikap tegas dalam menghadapi ancaman terorisme.

Menteri Luar Negeri India, Vikram Misri, mengungkapkan bahwa Direktur Jenderal Operasi Militer (DGMO) Pakistan telah melakukan komunikasi dengan pejabat militer India pada Sabtu. Dalam pembicaraan itu, kedua belah pihak sepakat untuk menghentikan seluruh aksi militer dan tembakan, efektif mulai pukul 17.00.

Misri menambahkan, pertemuan lanjutan antara perwakilan militer kedua negara telah dijadwalkan pada Senin mendatang.

Peran AS dalam Mediasi Gencatan Senjata

Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan bahwa kesepakatan gencatan senjata antara India dan Pakistan berhasil dicapai setelah perundingan yang difasilitasi oleh pemerintahannya. Proses mediasi itu berlangsung pada Sabtu dini hari.

“Selamat kepada kedua negara karena telah menunjukkan kebijaksanaan dan kecerdasan luar biasa. Terima kasih atas kesediaan Anda untuk menyelesaikan persoalan ini,” ujar Trump melalui akun Truth Social miliknya. (da*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update