![]() |
| Sosialisasi bahaya narkoba. |
Agam, Rakyatterkini.com - Pemberantasan narkotika menjadi pekerjaan rumah yang sangat berat saat ini, sebab peredaran zat berbahaya itu, berdampak luar biasa bagi masa depan bangsa.
Untuk menyelamatkan anak bangsa, terutama generasi muda kabupaten Agam, perlu langkah konkrit bersama dari seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya mengawasi tapi juga ikut berperan dalam pemberantasan peredaran narkotika itu.
Itu ditegaskan Bupati Agam diwakili Rahman, Asisten I Sekab Agam saat membuka sosialisasi P4GN-PN di Hotel Grand Bunda Bukittinggi, Senin (5/12/2022).
Ancaman masuknya peredaran narkotika ke Kabupaten Agam sangat besar, karena secara geografis Kabupaten Agam terletak pada kawasan strategis bagi jalur peredaran narkoba dari Aceh, Medan, Riau, dan lainnya sehingga menjadi daya tarik yang besar bagi sindikat kejahatan narkotika sebagai salah satu target operasinya.
Dijelaskan, kasus peredaran dan penyalahgunaan narkotika di Kabupaten Agam dalam tiga tahun terakhir (2019-2021) berdasarkan data yang terhimpun dari Polres Agam dan Polres Bukittinggi, tahun 2019 sebanyak 107 kasus dengan 134 tersangka, tahun 2020 sebanyak 63 kasus dengan 82 tersangka dan tahun 2021 sebanyak 61 kasus dengan 69 tersangka.
Asisten I Sekab Agam Agam itu menambahkan, sesuai amanat Peraturan Daerah 02 tahun 2022 bahwa harus disusun Rencana Aksi Daerah dan Program Nagari Bersinar (Bersih Narkoba). (vn)


