Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Kamis 29 September 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Walikota Deri Asta Ajak Masyarakat Sukseskan Regsosek Oktober 2022

Rabu, 21 September 2022 | 20:43 WIB Last Updated 2022-09-21T14:28:09Z

Wako Sawahlunto, Deri Asta.
 

Sawahlunto, Rakyatterkini.com - Pemko Sawahlunto menyatakan siap mendukung pelaksanaan Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) mulai Oktober 2022 mendatang.


Walikota Sawahlunto Deri Asta, pada Rabu 21 September 2022 menyampaikan Regsosek akan menghasilkan basis data yang sangat bermanfaat, sebagai dasar dan arah bagi kebijakan/program dari pemerintah pusat sampai ke daerah. 


"Selama ini masih cukup banyak kendala ketika menjalankan kebijakan dan program, dimana persoalan data itu masih mendominasi. Sekarang dengan Regsosek ini menjadi salah satu solusi dari kendala tersebut. Karena itu, Pemko Sawahlunto berkomitmen mendukung Regsosek ini," kata Deri Asta saat menghadiri rapat koordinasi daerah (Rakorda) Pendataan Awal Regsosek 2022 Tingkat Kota Sawahlunto, di Gedung Pusat Kebudayaan (GPK). 


Bentuk komitmen itu, dia mengarahkan jajaran organisasi perangkat daerah (OPD) dan pemerintahan desa/kelurahan, bersinergi dan berkoordinasi bersama BPS.


"Mari kita hadir membantu BPS untuk sensus Regsosek ini. Jangan biarkan BPS bekerja sendiri. Hasil datanya untuk pekerjaan kita juga dan masyarakat kita yang akan memanfaatkan. Jadi, saatnya kita berperan melancarkan proses Regsosek ini," ujar Deri Asta lagi.


Kepala BPS Kota Sawahlunto Yerison Buchari menjelaskan, Regsosek merupakan program untuk mengumpulkan data seluruh penduduk, yakni dengan ruang lingkup informasi yang dicatat adalah profil, kondisi sosial, ekonomi dan tingkat kesejahteraan.


"Aspek-aspeknya antara lain kondisi sosioekonomi demografis, kondisi perumahan dan sanitasi air bersih, kepemilikan aset, kondisi kerentanan kelompok penduduk khusus, informasi geospasial, tingkat kesejahteraan dan informasi pendukung lainnya," ujar Yerison.


Ia mengatakan, proses pendataan lapangan akan dilaksanakan mulai 15 Oktober sampai 14 November 2022 nanti dengan sasaran semua penduduk/keluarga.


"Metodenya seperti sensus biasa, jadi petugas itu datang lansung ke rumah-rumah untuk wawancara langsung pada penduduk. Sedikit perbedaan, yakni pada penduduk yang termasuk dalam kriteria keluarga miskin itu, selain wawancara ditambah dengan geotag (penandaan suatu lokasi secara digital dengan mengacu titik koordinat melalui GPS) dan foto lokasi," ucap Yerison  menjelaskan.


Sementara untuk kekuatan personel pendataan Regsosek di Kota Sawahlunto disampaikan Yerison yakni total sebanyak 111 orang.


"Kita memiliki Petugas Pendataan Lapangan (PPL) sejumlah 84 orang, petugas pengawas lapangan (PML) sejumlah 23 orang, Koordinator Sensus Kecamatan (KSK) sejumlah empat orang dan instruktur sejumlah tiga orang," tuturnya lagi.


Kepada masyarakat, Yerison menyampaikan permohonan dukungan Regsosek ini yakni dengan bekerjasama memberikan informasi yang real (benar dan lengkap) kepada petugas pendataan.


"Informasi yang bapak ibu berikan kepada petugas kami itu, manfaatnya akan kembali pada bapak ibu dalam bentuk kebijakan dan program pemerintah. Sebab itu besar harapan kami kita semua dapat berkontribusi mendukung proses pendataan Regsosek ini," pungkasnya. (Hms/Ris1)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update