Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Jumat 1 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.852 25 101.477 2.350
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Hama Kutu Putih Ancam Komoditas Alpukat Pasbar

Rabu, 26 Januari 2022 | 20:35 WIB Last Updated 2022-01-26T13:35:45Z

Kepala DPTPHP Pasbar bersama tim memberikan penyuluhan pengembangan tanaman alpukat.


Simpang Empat, Rakyatterkini.com - Alpukat di Kabupaten Pasaman Barat kena hama kutu putih dan terancam gagal panen. Upaya menanggulangi itu Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura  dan Peternakan (DTPHP) melakukan penyuluhan di Gabungan Kelompok Tani Karya Bersama Plasma Giri Maju, Rabu (26/1).


Kepala Dinas Pertanian Tanaman Pangan Holtikultura dan Peternakan Pasaman Barat, Dody San Ismail mengatakan jika penyuluhan masal dilakukan untuk menanggulangi hama kutu putih yang mengancam produksi alpukat di Pasaman Barat. Padalah, alpukat di Pasaman Barat merupakan komoditi unggulan.


"Kutu putih ini hampir menyeluruh menimpa alpukat di Pasaman Barat, sekitar 500 ha alpukat petani diserang oleh kutu putih ini. Sekarang kita melakukan penyuluhan kepada petani, upaya apa yang musti kita lakukan untuk menanggulangi hama kutu putih ini, "katanya.


Ia menambahkan, kerugian yang dialami petani cukup besar. Jika satu hari bisa panen 8 ton alpukat, sekarang semenjak di serang hama kutu putih maksimal hanya 2 ton. 


"Inilah tantangan kita, tantangan petani ke depan. Bagaimana memelihara tanaman terutama alpukat. Namun, perlu kita lakukan langkah awal pencegahan dengan penyemprotan hama, dan sebagainya, "katanya. 


Ia tidak ingin budidaya Alpukat mengalami penurunan seperti Jeruk Batang Saman yang hampir habis, sehingga petani diharapkan tetap semangat memberantas kutu putih tersebut.


Ketua Gapoktan Karya Bersama Amri mengatakan jika alpukat yang menimpa petani di kelompok taninya memang luar biasa akibat, akibat hama kutu putih. Kutu putih itu bisa menyebar dari satu pohon ke pohon yang lainnya.


"Hama kutu putih ini benar-benar membuat rugi petani alpukat, karena hasil panen kami terjun bebas dari 8 ton perhari menjadi 2 ton. Itu sudah berapa persen terjunnya, "ujar Amri.


Ia menambahkan, saat ini petani mengharapkan kerjasama dengan pemerintah daerah agar hama kutu putih bisa ditanggulangi. Petani alpukat bisa pulih kembali. "Karena alpukat Pasaman Barat ini tergolong bagus, "ujarnya. (robi)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update