Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Prospek Tambak Udang di Sumbar Sangat Besar

Jumat, 20 Agustus 2021 | 16:22 WIB Last Updated 2021-08-20T09:22:55Z

Gubernur Sumbar, Mahyeldi tinjau tambak udang di Tiku, Agam.

Agam, Rakyatterkini.com - Prospek tambak udang vaname di Sumatera Barat sangat besar, sebab tujuh dari 19 kabupaten/kota di provinsi itu merupakan daerah pesisir pantai yang sangat cocok untuk usaha tersebut.


"Kita sangat mendukung tumbuhnya usaha produktif seperti tambak udang ini karena akan membantu menggerakkan perekonomian daerah, namun dalam pembuatannya harus benar-benar memperhatikan lingkungan agar tidak terjadi pencemaran," kata Gubernur Sumbar Mahyeldi saat meninjau salah satu tambak udang, di Tiku Kabupaten Agam, Jumat 20 Agustus 2021.


Gubernur mengatakan ada syarat-syarat terkait lingkungan yang perlu diperhatikan oleh masyarakat yang ingin membuat usaha tambak udang, salah satunya jarak dari bibir pantai minimal 100 meter.


Selain itu juga harus diperhatikan tempat pembuangan limbah yang harus sesuai dengan aturan, sehingga tidak terjadi pencemaran yang akan merugikan masyarakat sekitar.


Gubernur mengimbau bupati dan walikota yang memiliki daerah pesisir pantai untuk segera membuat RTRW yang mengatur zona investasi tambak udang.


Dengan demikian prospek tambak udang bisa terus dikembangkan tanpa melanggar aturan, sehingga ekonomi masyarakat terus bergerak. Apalagi tambak udang juga menyerap cukup banyak tenaga kerja dan pemasarannya juga sangat luas hingga ke luar negeri.


Pemilik tambak udang, Zamzani mengatakan usaha yang digelutinya itu baru dilakukan empat bulan terakhir dengan luas area sekitar 2,5 hektare.


Dia menyebut sebelum membuka usaha telah berkonsultasi dengan pihak-pihak yang memahami aturan tentang tambak udang.


"Kami berusaha semaksimal mungkin untuk mengembangkan usaha tetapi tetap sesuai dengan aturan," katanya. (adpim)




×
Berita Terbaru Update