Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Selasa, 14 September 2021 20:00 WIB


Positif Dirawat Sembuh Meninggal
88.400 2.552 83.778 2.070
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Paripurna DPRD, Wali Kota Sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2020

Senin, 31 Mei 2021 | 19:00 WIB Last Updated 2021-05-31T12:00:56Z
Walikota Padang, Hendri Septa sampaikan ranperda pertanggungjawaban APBD 2020 di hadapan DPRD.


Padang, Rakyatterkini.com - Wali Kota Padang, Hendri Septa, menyampaikan rancangan peraturan daerah (Ranperda) Pertanggungjawaban Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2020 dalam rapat paripurna DPRD Padang.


Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Syafrizal Kani, didampingi Wakil Ketua Arnedi Yarmen dan Ilham Maulana serta Sekretaris DPRD Hendrizal Azhar, Senin 31 Mei 2021. 


Selain diikuti para anggota dewan, juga hadir unsur Forkopimda, pimpinan OPD dan stakeholder lainnya baik secara langsung maupun virtual.


Hendri Septa menyampaikan, pemerintah kota mengucapkan rasa syukur dan terima kasih yang tak terhingga kepada semua pihak, terutama dalam hal ini DPRD Padang. 


Anggota DPRD serius mendengarkan penjelasan walikota

Itu dikarenakan atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 2020 yang diperiksa oleh Badan Pemeriksaan Keuangan (BPK) RI Perwakilan Sumatera Barat menghasilkan Opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk yang kedelapan kalinya dengan menerimanya tujuh kali secara berturut-turut.


“Alhamdulillah, hal tersebut adalah prestasi kita di pemko dalam bidang pengelolaan keuangan daerah selama ini. Ini semua juga tidak lepas dari dukungan DPRD serta seluruh unsur terkait," ungkap wako.


Hendri mengungkapkan beberapa hal yang telah dan terus dilakukan pemko dalam meningkatkan pengelolaan keuangan daerah yang valid, akuntabel dan transparan. Diantaranya mulai dari penyajian laporan keuangan secara wajar dan sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. 


Walikota bersama pimpinan DPRD

Kemudian, menerapkan sistem pengendalian intern yang memadai dan meningkatkan pengawasan dalam pelaksanaan administrasi keuangan daerah.


"Selanjutnya, melakukan peningkatan ketaatan terhadap peraturan perundang-undangan yang mengatur seluruh pelaksanaan administrasi keuangan daerah oleh semua SKPD. Begitu juga seiring meningkatnya komitmen semua elemen pendukung pelaksanaan administrasi keuangan daerah," bebernya.


"Kita bersyukur, beberapa catatan yang diberikan BPK RI Perwakilan Sumbar kepada Pemko berkurang dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hari ini kita sampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 kepada DPRD untuk dievaluasi dan diproses sesuai prosedur yang berlaku. Harapan kita tentunya, semoga Ranperda ini nantinya dapat dijadikan Perda sesuai waktu yang direncanakan," tuturnya menambahkan


Wali kota memaparkan sekaitan realisasi APBD 2020 yang terdiri dari total pendapatan dengan target Rp2,38 triliun dan telah direalisasikan Rp2,17 triliun atau 90,92 persen. 


Kepala OPD ikut menghadiri rapat paripurna.

"PAD ditargetkan Rp664,27 miliar dengan realisasinya Rp499,89 miliar atau 75,26 persen. Untuk penerimaannya terdiri dari pajak daerah, retribusi daerah, pendapatan hasil pengelolaan kekayaan derah yang dipisahkan serta PAD yang sah," kata Hendri Septa.


Sementara itu, Syafrial Kani mengucapkan terima kasih dan apresiasi kepada wali kota yang telah menyampaikan Ranperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD 2020 pada sidang paripurna tersebut.


"Setelah ini kita akan menyikapinya dengan menggelar rapat paripurna internal terkait pembentukan panitia khusus (pansus) sekaitan pembahasan Ranperda ini. Semoga ranperda tersebut dapat dijadikan Perda sesuai waktu yang ditentukan," ucap Syafrial. (adv)




×
Berita Terbaru Update