Notification

×

Iklan

Perjuangan Menuju Perbaikan, Inisiatif Bupati Limapuluh Kota dalam Mengatasi Kerusakan Jalan Provinsi

Jumat, 09 Februari 2024 | 04:00 WIB Last Updated 2024-02-09T00:54:37Z

Wakil Gubernur Sumatera Barat, Audy Joinaldy, bersama masyarakat Galugua.

Limapuluh Kota, Rakyatterkini.com - Intensitas hujan yang tinggi dari akhir tahun 2023 hingga Januari 2024 menyebabkan kerusakan parah pada salah satu jalan provinsi di ruas Pangkalan Koto Baru-Galugua, Kecamatan Kapur IX. 

Kerusakan ini mengganggu aktivitas ekonomi, pendidikan, dan aktivitas lain dari sekitar 2.600 penduduk Nagari Galugua. Dalam menanggapi masalah ini, Bupati Limapuluh Kota, Safaruddin Dt. Bandaro Rajo, menginisiasi pengaduan masyarakat Galugua kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat setelah menerima laporan dari Wali Nagari Galugua, Wendriardi.

Pengaduan masyarakat Galugua kemudian direspon positif oleh Pemerintah Provinsi melalui Wakil Gubernur, Audy Joinaldy, yang berkat komunikasi intensif yang dijalin oleh Bupati Safaruddin. 

Respons ini diungkapkan saat Rapat Umum Pemegang Saham Bank Nagari di Mercure Hotel pada Selasa, 6 Februari 2024. Wagub Audy menerima audiensi bersama Bupati Safaruddin dan sejumlah tokoh masyarakat Galugua.

Wali Nagari Wandriardi menjelaskan kesulitan akses ke Nagari Galugua, terutama pada ruas jalan sepanjang sekitar 24 KM yang menghubungkan Nagari Galugua dengan Nagari Sialang. 

Ruas jalan ini sudah tidak dapat dilalui oleh kendaraan biasa pada beberapa titik, sehingga mengganggu aktivitas masyarakat yang bergantung padanya. Ia berharap Pemerintah Provinsi dapat memprioritaskan perbaikan ruas jalan tersebut pada tahun 2024.

Menjawab keluhan tersebut, Wagub Audy menjelaskan bahwa ruas jalan tersebut telah menjadi prioritas utama pembangunan Pemerintah Provinsi. Pemerintah Provinsi telah mengajukan dana sebesar Rp. 48 miliar untuk perbaikan ruas jalan Pangkalan-Galugua melalui dana Instruksi Presiden. 
Wagub Audy juga berharap pengajuan ini dapat disetujui oleh Pemerintah Pusat agar tidak menghambat aktivitas sehari-hari masyarakat.

Sebelumnya, Bupati Safaruddin telah menjelaskan bahwa peningkatan pembangunan infrastruktur secara terpadu menjadi salah satu fokusnya. 

Pemerintah Kabupaten telah menganggarkan dana sebesar Rp2,3 miliar untuk perbaikan infrastruktur jalan/jembatan di Nagari Galugua pada tahun 2024. Ini merupakan langkah konkret dalam menangani masalah infrastruktur yang dihadapi oleh masyarakat. (*/dby)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update