Notification

×

Iklan

Lindungi Lahan Pertanian Pangan, Nurkhalis Dt.Bijo Dirajo Sosialisasikan Perda No 4 Tahun 2020

Rabu, 07 Februari 2024 | 17:40 WIB Last Updated 2024-02-07T10:40:41Z

Lindungi Lahan Pertanian Pangan
Anggota DPRD Sumbar, Nurkhalis Dt.Bijo Dirajo, saat sosialisasi Perda No 4 Tahun 2020. 

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Anggota DPRD Sumatera Barat dari Partai Gerindra, Nurkhalis Dt. Bijo Dirajo, sosialisasikan peraturan daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2020 tentang Perlindungan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (PPLP2B). 

Kegiatan ini berlangsung selama empat hari berturut-turut dan ditujukan kepada masyarakat Kota Payakumbuh.

Nurkhalis menjelaskan Perda tersebut telah disahkan pada 2020 lalu oleh Komisi II dengan tujuan utama melindungi lahan pertanian pangan, khususnya lahan tanaman padi. 

"Perda ini kami sosialisasikan untuk melindungi lahan pertanian pangan, terutama tanaman padi, mengingat banyaknya sawah yang ditimbun setiap tahunnya, mencapai sekitar 4000 hektare per tahun atau sekitar 11 hektar setiap harinya," ungkap Nurkhalis, Rabu (7/2/2024).

Selain itu, Nurkhalis juga menyoroti dampak negatif dari penimbunan lahan persawahan tersebut. Katanya, penimbunan lahan persawahan dapat berdampak pada penurunan hasil pertanian seiring dengan pertambahan jumlah penduduk setiap tahunnya. 

"Kami dari Komisi II menginisiasi pembentukan Perda ini dengan tujuan utama melindungi lahan pertanian pangan," tambahnya.

Lebih lanjut, Nurkhalis menjelaskan Perda PPLP2B merupakan perda induk atau payung yang dikeluarkan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Barat. "Kami berharap agar seluruh kabupaten/kota di Sumatera Barat dapat mengikuti dan mengimplementasikan Perda ini," ujarnya.

Nurkhalis juga mengungkapkan Perda ini telah diadopsi di empat kabupaten dan kota di Sumatera Barat. "Perda ini telah diadopsi di Kota Payakumbuh, namun belum diadopsi di Kabupaten 50 Kota. Jadi, hingga saat ini, Perda ini telah diterapkan di empat kabupaten/kota di Sumatera Barat," pungkasnya. (*/dby)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update