Notification

×

Iklan

Tangani Banjir, Pemko Payakumbuh Bersinergi dengan Denzipur 2 Padang Mengatas

Senin, 22 Januari 2024 | 22:30 WIB Last Updated 2024-01-22T15:30:03Z

TNI, Pemko dan masyarakat berbaur membersihkan pintu air.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Banjir yang melanda sejumlah rumah di Kelurahan Taratak Padang Kampuang dan Ompang Tanah Sirah, Kecamatan Payakumbuh Utara, mendapat respons cepat dari Pemko Payakumbuh dengan bantuan dari Denzipur 2 Padang Mengatas. 

Sebanyak 17 kepala keluarga atau sekitar 68 jiwa terdampak banjir akibat luapan Batang Lamposi.

Sekretaris Daerah Kota Payakumbuh, Rida Ananda, turun langsung meninjau lokasi banjir atas arahan Pj Wali Kota Payakumbuh. Turut hadir dalam penanganan bencana ini Dandenzipur 2 Padang Mengatas Mayor Czi Falix Fardany Monanda S, Kepala Dinas PUPR Muslim, Kepala BPBD Erizon, Kepala Satpol-PP Doni Prayuda, Camat Payakumbuh Utara Jhony Parlin, dan lurah setempat.

Sekda Payakumbuh Rida Ananda juga memberikan bantuan permakanan kepada keluarga yang terdampak banjir. Dia menjelaskan bahwa luapan Batang Lamposi disebabkan oleh penumpukan sampah batang kayu di Bendungan Talawi, Kecamatan Payakumbuh Utara.

Pemko Payakumbuh bersama Denzipur 2 Padang Mengatas dan berkolaborasi dengan berbagai instansi, termasuk TNI, melakukan pembersihan. Meskipun Bendungan Talawi berada di bawah wewenang provinsi, kami melakukan langkah cepat untuk mengatasi dampaknya pada masyarakat, ujar Rida.

Pembersihan berhasil mengurangi tumpukan sampah, sehingga aliran air mulai lancar dan sejumlah rumah tidak lagi terendam. Meski belum selesai sepenuhnya, pekerjaan pembersihan terus dilakukan mengingat masih tingginya debit air di Batang Lamposi.

Rida berterima kasih kepada semua pihak yang terlibat dalam upaya pembersihan, termasuk Dandenzipur 2 Padang Mengatas, Dinas PUPR, BPBD, Camat, Lurah, dan masyarakat. 

Dia berharap agar ke depannya, pemantauan dan pembersihan rutin di Bendungan Talawi dapat mencegah terjadinya penumpukan yang dapat mengakibatkan banjir.

"Kami berharap agar penumpukan di bendungan ini tidak terjadi lagi. Perlu pemantauan dan pembersihan rutin untuk mencegah penumpukan yang dapat memengaruhi aliran air normal," tambahnya. (*/dby)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update