Notification

×

Iklan

ATM Beras untuk Dhuafa Kini Hadir di Masjid Baitul Islam Lampasi

Rabu, 10 Januari 2024 | 17:14 WIB Last Updated 2024-01-10T10:14:25Z

ATM Beras di Masjid Baitul Islam, Lampasi, Kota Payakumbuh.

Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Masjid Baitul Islam, Kecamatan Lampasi, Kota Payakumbuh, lebih canggih dalam menyalurkan bantuan beras kepada masyarakat dhuafa dan anak yatim yang berada di sekitar lingkungan masjid, berupa ATM Beras.

Tempelkan kartu ATM beras pada mesin yang disediakan, langsung keluar beras.  

Launching program ATM beras ini sudah direalis sejak November 2023, sudah ada 30 orang dhuafa dan 14 orang anak yatim yang memiliki kartu ATM beras ini. Dan masing-masing bisa mendapatkan 3 liter atau sekitar 2,5 kilogram beras dalam satu pekan," jelas Penanggungjawab ATM beras, Masjid Baitul Islam, Yayasan Al Islam, Kecamatan Lampasi, Kota Payakumbuh, Anwar Sholihin, Rabu (10/1/2024). 

Anwar menyampaikan, masing-masing penerima sudah diatur jadwal pengambilan berasnya di ATM mulai dari Senin-Sabtu setiap pekannya.

Bagi masyarakat dhuafa dipersilahkan pada waktu pagi hari setelah Salat Subuh sampai jam 6 pagi. Khusus hari Jumat disediakan untuk anak yatim setiap selesai Salat Jumat. Jumlah beras yang diambil masing-masing penerima sudah ditentukan dan tidak bisa lebih. 

"Kita sudah atur ATM beras bagi penerima, jadi hanya bisa mengambil sesuai jadwal yang sudah ditentukan termasuk jumlahnya 3 liter setiap minggu atau 2,5 kilogram. Artinya dalam satu bulan itu masyarakat dhuafa dan anak yatim bisa mengambil di ATM beras seberat 10 kilogram. Dan setiap hari untuk saat ini hanya 5 orang yang mengambil," sebutnya dengan ramah kepada kawan-kawan media.

Menurutnya, Yayasan Al Islam, Masjid Baitul Islam ini, sudah sejak 2009 melakukan program sosial untuk memberikan bantuan beras kepada jamaah atau warga kurang mampu serta anak yatim. Namun, sebelumnya dilakukan secara langsung kepada penerima sekali satu bulan dengan berat 10 kilogram. 

"Program bantuan beras ini sudah sejak 2009, tetapi disalurkan secara langsung. Dan baru November 2023 kemarin kita launching program penyaluran beras ini dengan ATM beras. Pengurus terinspirasi melihat ada alat ATM beras di Bandung, dan ini lebih memudahkan dalam penyaluran dan penerima diberikan sekali seminggu," jelasnya. 

Untuk Kota Payakumbuh sendiri, kata Anwar Sholihin, ATM Beras di Masjid Baitul Islam yang pertama. Kemudian untuk di Sumatera Barat ini hanya ada 7 tempat yang sudah menggunakan ATM beras. "Di Payakumbuh ini yang pertama, kemudian ada di beberapa kabupaten kota lainnya di Sumatera Barat, dan baru ada 7 ATM beras di Sumbar," akunya. 

Dia menargetkan sampai 200 orang penerima ATM beras di Masjid Baitul Islam, Lampasi. Para penerima itu benar-benar diseleksi sesuai kriteria yang sudah ditentukan diantaranya berpenghasilan rendah dan daya beli dibawah 30 ribu sehari serta faktor lainnya. 

"Seleksinya kita surve ke rumah calon penerima, termasuk melihat daya belinya yang masih dibawah 30 ribu sehari. Kemudian tidak memiliki pekerjaan yang tetap, dengan penghasilan tidak menentu," jelasnya. 

Anwar juga menyebut, ATM beras ini dicanangkan sebagai bentuk salah satu fungsi masjid, dimana tidak hanya sebagai tempat ibadah semata, tetapi juga fungsi sosial kepada masyarakat yang ada disekitar masjid. 

"Ini bentuk fungsi masjid, kita tidak hanya memikirkan pembangunan infrastruktur masjid, tetapi juga ekonomi jamaah agar masjid itu semarak dan ramai dengan jamah setiap waktu sholat tiba, jangan sampai ada masyarakat sekitar masjid itu tidak memiliki makanan yang akan dimakan, disitulah masjid hadir untuk membantu," ingatnya. (dby)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update