Notification

×

Iklan

Soal Pulau Senkaku, Beijing Tak Takut Berperang, Jenderal China Sebut Jepang Harus Hormati Kedaulatan

Rabu, 13 Desember 2023 | 09:43 WIB Last Updated 2023-12-13T02:44:15Z


Kapal Perang China di sekitar Pulau Senkaku. | Foto AFP/Olga Maliseva

RAKYATTERKINI.COM - Sengketa kepemilikan Kepulauan Senkaku di Laut China Timur, China dengan tegas menyatakan sikapnya dan menegaskan kesiapannya untuk menghadapi Jepang. 

Letnan Jenderal He Lei, mantan wakil presiden Akademi Ilmu Pengetahuan Militer Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA), mengungkapkan pandangannya dalam wawancara dengan Kyodo News.

He Lei menyatakan meskipun China sebetulnya tidak menginginkan perang dengan Jepang, Beijing tidak takut untuk terlibat dalam konflik bersenjata jika diperlukan. 

Dalam keterangannya kepada Kyodo News, He Lei juga mengkritik tindakan Tokyo yang membeli Kepulauan Senkaku dari tangan swasta Jepang.

Letnan Jenderal He Lei menyoroti pentingnya kemauan, tekad, dan kekuatan yang kuat dari militer China dalam menjaga kedaulatan, keselamatan, dan integritas nasionalnya. 

Menurutnya, China dengan tegas akan melindungi wilayah nasional, kedaulatan, dan kepentingan maritimnya jika Jepang terus melakukan provokasi.

Komentar He Lei memberikan indikasi langka dari seorang perwira militer senior China terkait kemungkinan konflik di Kepulauan Senkaku, juga dikenal sebagai Diaoyu oleh China. Kepulauan ini menjadi sumber ketegangan antara kedua negara sejak nasionalisasi oleh Jepang pada tahun 2012.

He Lei menambahkan masalah terkait Taiwan menjadi salah satu faktor yang merusak hubungan antara China dan Jepang. Dia memperingatkan Jepang untuk menghormati kepentingan dasar China dalam masalah tersebut, karena dianggap sebagai murni masalah domestik bagi negara tersebut.

Saat ditanya apakah China bisa melancarkan serangan bersamaan untuk merebut Taiwan dan pulau-pulau lainnya, He Lei menyatakan bahwa skenario semacam itu sesuai dengan prinsip mereka.

Dia juga menyarankan agar Jepang menyerahkan penyelesaian masalah ini kepada kebijaksanaan generasi mendatang.

Ketegangan antara China dan Jepang terus berlanjut, dengan seringnya pengiriman kapal China ke perairan di sekitar Kepulauan Senkaku. 

Insiden terbaru melibatkan tuduhan saling serang antara penjaga pantai kedua negara setelah konfrontasi di akhir pekan lalu. 

Perairan di sekitar Kepulauan Senkaku tetap menjadi sumber perselisihan, menciptakan situasi bentrok yang kerap terjadi, termasuk pada bulan November dan Oktober. (*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update