Notification

×

Iklan

'Gempur' Gedung Putih, Staf Desak Biden Hentikan Agresi Israel di Palestina, Eks Pejabat Kemenlu Gabung Aksi

Kamis, 14 Desember 2023 | 20:07 WIB Last Updated 2023-12-14T13:07:07Z

Staf Gedung Putih desak Joe Biden hentikan serangan Israel ke Gaza, Palestina.

RAKYATTERKINI.COM - Sejumlah staf Gedung Putih menggelar demonstrasi menuntut Presiden Amerika Serikat, Joe Biden, untuk mendesak Israel menghentikan agresi mereka di Palestina. 
Demonstran berkumpul di depan Gedung Putih pada Rabu, menyalakan lilin, dan membawa poster tuntutan.

Mereka menuntut gencatan senjata dengan poster yang berbunyi, "Presiden Biden, staf Anda menuntut gencatan senjata sekarang," seperti yang dikutip oleh Al Jazeera. 

Eks pejabat Kementerian Luar Negeri AS, Josh Paul, yang baru-baru ini mengundurkan diri karena menilai AS memberikan bantuan mematikan ke Israel, juga hadir dan memberikan orasi selama aksi damai tersebut.

Selama demonstrasi, staf Gedung Putih meletakkan bunga-bunga sebagai simbol belasungkawa terhadap korban keganasan Israel di Palestina. 

Ini bukan kali pertama para staf Gedung Putih mengambil sikap terkait agresi Israel di Gaza, sebelumnya, sejumlah staf senat AS juga melakukan demonstrasi menuntut menghentikan perang di Gaza dan mencapai gencatan senjata permanen.

Tekanan terus meningkat di dalam negeri, dengan pemerintah dan warga turun ke jalan meminta menghentikan perang dan gencatan senjata segera. 

Meskipun AS sebelumnya menyatakan dukungan kepada pemerintahan Benjamin Netanyahu dan ketersediaan untuk mengirim bantuan ekonomi dan keamanan ke Israel selama agresi pada 7 Oktober, tanggapan di AS masih mencerminkan pro dan kontra terhadap bantuan tersebut.

Agresi Israel terhadap Palestina telah berlangsung selama dua bulan, menargetkan warga dan objek sipil seperti rumah sakit dan kamp pengungsian. 

Lebih dari 18.000 warga Palestina dilaporkan meninggal akibat kekejaman Israel. Meskipun seruan internasional untuk gencatan senjata telah berulang kali disuarakan, belum ada implementasi yang berhasil. 

Perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas sebelumnya berakhir pada 30 November, dan setelah itu, Israel melancarkan serangan fase dua secara besar-besaran ke Gaza. (*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update