Notification

×

Iklan

Eskalasi Konflik dan Kondisi Terkini, Netanyahu Klaim Tewasnya Pimpinan Hamas dalam Serangan ke Gaza

Rabu, 06 Desember 2023 | 07:21 WIB Last Updated 2023-12-06T00:21:26Z

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. | Foto Reuters



RAKYATTERKINI.COM - Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu mengumumkan sejumlah pimpinan Hamas telah tewas dalam serangan militer Israel ke Gaza sejak 7 Oktober. 

Netanyahu tidak merinci jumlah komandan Hamas yang terbunuh. Pernyataan tersebut merupakan tanggapan atas serangan Hamas pada awal Oktober 2023, yang menurut Israel menewaskan sekitar 1.200 orang.

Netanyahu menyatakan tindakan tersebut merupakan balasan atas serangan yang mencakup penculikan, partisipasi dalam kegiatan kekerasan, pembunuhan, pemerkosaan, dan pembakaran yang dilakukan oleh pihak Hamas terhadap penduduk Israel. 

Kelompok Hamas belum mengonfirmasi jumlah komandan yang tewas dalam pertempuran tersebut.

Pada peristiwa terkini, Israel melaporkan pembunuhan Haitham Khuwajari, seorang komandan Hamas, dalam serangan udara di sekitar kamp pengungsi Al-Shati di luar Kota Gaza. 

Khuwajari dianggap bertanggung jawab atas serangan Hamas pada 7 Oktober.

Militer Israel menyatakan niatnya untuk melanjutkan serangan di sekitar kamp Al-Shati dan menghilangkan masing-masing komandan Hamas yang memerintah daerah di bawah kendali mereka.

Israel juga memperbarui jumlah warganya yang disandera oleh Hamas menjadi 138 pada Selasa (5/12), setelah menambahkan satu orang ke daftar yang dianggap hilang sejak serangan Hamas.

Israel tidak merinci sandera ke-138 atau cara verifikasi status tersebut. Sebelum pembaruan ini, 137 sandera masih berada di Jalur Gaza, termasuk 20 wanita dan dua anak.

Pihak berwenang Israel sebelumnya mengungkapkan bahwa sekitar 240 orang, termasuk warga Israel dan asing, diculik oleh Hamas dalam serangan pada 7 Oktober, yang mengakibatkan kematian 1.200 orang, sebagian besar adalah warga sipil. 

Israel telah meluncurkan kampanye militer intensif dengan tujuan menghancurkan penguasaan Hamas di Gaza dan mengirim pasukan darat sejak 27 Oktober. 

Berdasarkan laporan media Gaza, agresi militer Israel telah menewaskan 16.248 orang di wilayah tersebut. (*)


IKLAN



×
Berita Terbaru Update