Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Pasca Deklarasi Anies Sebagai Capres, Ribuan Masyarakat Mendaftar Jadi Kader Nasdem

Jumat, 07 Oktober 2022 | 10:08 WIB Last Updated 2022-10-07T03:08:17Z

Kader Nasdem melonjak, pasca Anies dideklarasikan capres 2024.


Painan, Rakyatterkini.com – Pasca deklarasi Anies Baswedan sebagai calon presiden (capres) pada pemilihan presiden 2024 oleh Partai Nasdem beberapa waktu lalu, langsung memberikan membawa dampak positif bagi Partai NasDem. 


Ini terbukti dengan ribuan masyarakat yang langsung mendaftar sebagai kader NasDem usai deklarasi.


 "Ada penambahan anggota baru melalui sistem E-KTA sejak deklarasi Anies kemarin sejumlah 3.601 orang," kata Wakil Sekjen DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim.


Dampak tersebut juga dirasakan oleh anggota DPR RI dari Fraksi Nasdem Lisda Hendrajoni, yang menyatakan dukungan penuh terhadap pencalonan Anies Baswedan tersebut.


“Rata-Rata konstituen kami, menyambut baik keputusan Partai Nasdem dengan mendeklarasikan Anies Baswedan sebagai calon presiden. Ini tentu saja diharapkan juga berdampak bagi partai Nasdem khususnya di daerah ke depannya,” ujar Ketua Garnita Malahayati Sumatera Barat tersebut.


Lisda menambahkan, meskipun terjadi pro dan kontra dalam pencalonan Anies, hal tersebut merupakan bagian dan dinamika dalam berpolitik, serta menandakan keindahan demokrasi di Indonesia.


“Pro dan kontra dalam sebuah keputusan politik adalah hal wajar yang harus terus dipelihara dalam kehidupan berdemokrasi, karena demokrasi menjunjung tinggi dan memberikan tempat terhormat bagi adanya perbedaan pendapat,” ujarnya.


Lisda juga menilai, keputusan mengusung Anies Baswedan sebagai bakal capres dalam Pilpres 2024 tentu tak lepas dari riak dan guncangan perbedaan pendapat di masyarakat. Bagi Lisda, hal tersebut merupakan sesuatu yang lumrah dan wajar.


“Kita berharap pro kontra dan perbedaan pendapat merupakan sebuah dialektika dalam proses pendewasaan kehidupan berdemokrasi dan bernegara,” ungkap anggota Komisi VIIi tersebut.


Sesuai dengan pernyataan Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, yang secara tegas menyatakan, terlalu mahal persatuan dan keutuhan bangsa ini dirusak oleh kepentingan politik sesaat.


Lisda menilai ini merupakan salah satu bentuk komitmen Partai Nasdem, untuk terus menjunjung nilai-nilai kebangsaan Indonesia yang bersatu di atas berbagai perbedaan.


“Seusai dengan arahan Ketua Umum Surya Paloh, yang menegaskan tidak ada toleransi pada pikiran-pikiran yang intoleran, dan itulah yang diperjuangkan selama ini. NasDem tidak akan bergeser dari komitmen untuk terus menjunjung nilai-nilai kebangsaan Indonesia yang bersatu di atas berbagai perbedaan,” pungkasnya. (baron)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update