Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Sabtu 3 Desember 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Amanda Gorman, Penyair Muda Terkenal di Amerika

Jumat, 07 Oktober 2022 | 21:24 WIB Last Updated 2022-10-07T14:27:27Z

Amanda Gorman. CNNIndonesia.com

Oleh: Ahmad Fikriansyah


Joe Biden dan wakilnya Kamala Harris telah resmi dilantik sebagai presiden dan wakil presiden Amerika Serikat pada 20 Januari 2021 di Washington DC. Pada saat pelantikan Joe Biden–Kamala Harris, ada seorang penyair muda yang cukup menyita perhatian.


Masih ingatkah dengan penyair muda yang membacakan puisi di pelantikan ini? Dia adalah Amanda Gorman, seorang penyair dan aktivis Amerika. Amanda Gorman lahir pada 7 Maret 1998 di Los Angeles. Dia menjadi penyair termuda dalam sejarah pelantikan Presiden Amerika Serikat.


Dalam pelantikan Joe Biden (20/1/2021), ia membacakan puisinya sendiri yang berjudul “The Hill We Climb.” Ia mengatakan puisi ini tentang keadilan dan perjuangan dalam menegakkan demokrasi. 


Amanda Gorman mengatakan puisinya terinspirasi dari peristiwa yang terjadi di Capitol Hill dua minggu sebelum pelantikan, yang dianggap sebagai momen kelam dalam sejarah demokrasi di Amerika Serikat.


“Kita telah melihat sebuah kekuatan yang dapat meremukkan bangsa kita, dan bukan untuk berbagi, yang dapat menghancurkan negara kit ajika itu berarti menunda demokrasi,” kata Gorman.


Upaya ini hampir berhasil. Tetapi sementara demokrasi dapat ditunda secara berakal, itu tidak akan pernah bisa dikalahkan secara permanen,” lanjutnya.


Setelah ia membaca puisi di pelantikan Joe Bidden-Kamala Harris, ia menjadi buah bibir. Oprah, seorang pembawa acara talk Show Amerika, produser televisi, aktris, dan penulis memuji penampilannya di Twitter.


“Saya tidak pernah bisa lebih bangga selain melihat wanita muda lain bangkit! Brava Brava, @TheAmandaGorman! Maya Angelou bersorak – dan saya juga,” katanya.


Dilansir dari The New York Times, Amanda Gorman mengatakan bahwa dia menyelesaikan puisi “The Hill We Climb” setelah separatisme Donald Trump menyerang Capitol Hill pada 6 Januari 2021.


“Saya tidak akan mengabaikan apa yang telah kita lihat selama beberapa minggu terakhir ini dan, saya berani katakan, beberapa tahun terakhir ini. Tapi apa yang benar-benar ingin saya buat dalam puisi itu adalah kata-kata saya untuk membayangkan cara di mana negara kita masih bisa bersatu dan masih bisa sembuh,” kata Gorman.


Sebelum ia diminta untuk membacakan puisi saat pelantikan Joe Bidden, kiprah dia sebagai penyair cukup cemerlang. Dia adalah pemenang penyair muda Los Angeles pada usia 16 tahun, dan orang pertama yang namanya termasuk dalam National Youth Poet Laureate. 


Tiga tahun kemudian, saat dia menjadi mahasiswa sosiologi di Harvard, ia menang dalam kompetisi penyair pemuda nasional.


Selain itu, ia juga dikenal sebagai penulis. Dia telah merilis kumpulan puisi berjudul “The One for Whom Food Is Not Enough” pada tahun 2015. Dia juga menulis buku anak-anak berjudul “Change Sings: A Children’s Anthem” pada 2021. (*)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update