Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Menarik Banget, Festival Teh dan Kopi Sarantau Sasurambi Hingga Telusuri Kebun Teh Liki

Minggu, 31 Juli 2022 | 18:04 WIB Last Updated 2022-08-01T02:32:25Z

Inilah Festival Teh dan Kopi ala Sarantau Sasurambi.
 

Padang Aro, Rakyatterkini.com - Festival teh dan kopi 'Sarantau Sasurambi' mempunyai kesan tersendiri bagi PT Mitra Kerinci yang menghadirkan produk teh unggulan terbaik dan mendunia. Adalah, green tea, white tea dan special tea.


Betapa tidak, liki tea di daerah Solok Selatan merupakan perkebunan teh sangat baik sebagai penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS), yang juga berperan untuk menjaga konservasi.


Direktur PT Mitra Kerinci, Arief Muhammad Yamin sangat mengapresiasi Pemkab Solok Selatan atas terselenggaranya Festival Teh dan Kopi Sarantau Sasurambi tersebut.


"Kami mengucapkan terima kasih atas tanggapan positif pemerintah daerah Solok Selatan. Kami berharap festival bukan hanya sekadar festival, namun lebih memperkenalkan cara minum teh yang baik dan benar kepada masyarakat," ujarnya.


Dijelaskan, festival teh dan kopi juga dapat mendongkrak penjualan pada pangsa pasar ekspor. Selain itu, saat ini teh liki juga hadir di tempat-tempat representatif pariwisata di Sumbar, yang menyatakan bahwa teh liki sudah kemana-mana.


"Lewat festival ini, masyarakat Solsel semestinya sudah harus merasakan teh premium, teh liki yang sangat baik ini," ungkapnya.


Sebagai BUMN, PT Mitra Kerinci juga sangat mendukung UMKM yang ada, di lingkungan penyangga, agro husbandry, peternakan sapi, dimana kotoran sapi yang dijadikan kompos. Sehingga, ke depan benar diciptakan teh organik pada produk liki teh.


Selain teh, juga ada sekitar 3 ribu pohon makademia, yang merupakan tanaman jenis kacang-kacangan terenak di dunia. Makademia sendiri merupakan tanaman spesifik yang aslinya berasal dari Australia. Saat ini, pertumbuhannya belum banyak pada kebun teh liki, namun permintaan pasar untuk produk tersebut sangat banyak dan ada yang antre, namun pihaknya lebih memprioritaskan menghadirkan produk tersebut dalam festival ini.


Terkait pengembangan agrowisata teh liki, yang terdiri dari 5 titik air terjun, ke depan menjadi sinergi yang baik, antara pemerintah kabupaten, provinsi dan masyarakat yang harmonis.


Untuk besok, juga akan diadakan 'tea walk', dimana peserta akan menyusuri kebun teh liki. Direktur PT Mitra Kerinci menjanjikan kejutan dan akan dipenuhi konten yang sangat menarik.

.

"Tea walk akan dipenuhi dengan kejuatan-kejuatan, ada beberapa jenis satwa yang merupakan representasi dari satwa TNKS, dengan jalur sepanjang 2,8 km, juga tersedia jalur pendek dan menengah, sehingga ibu-ibu atau anak-anak dapat mengikuti jalur yang pendek," katanya.

.

Sepanjang tea walk, juga terdapat edukasi terkait teh, hama dan penyakit tanaman teh. Sebagai informasi yang diberikan kepada masyarakat. Informasi fauna juga terdapat barcode, sehingga dapat diakses melalui smartphone.

.

Untuk itu, Arief mengajak warga Solok Selatan untuk dapat menjadikan tea walk sarana berwisata dan ke depan juga mengundang wisatawan, baik lokal maupun wisatawan nasional.

.

Pameran produk teh juga menampilkan inovasi minuman olahan dari claretta tea, menyajikan 3 varian teh produk, lavender black tea, lemon black tea, jasmine green tea.

 .

Peserta festival tidak hanya dari Solok Selatan, juga dari beberapa perusahaan BUMN, seperti Kayu Aro Jambi dan Simalungun Sumatera Utara.

.

Salah satu brand produksi PTPN IV Simalungun adalah butong untuk teh premium dan tobasari untuk kelas middle. Khusus menghadirkan produk teh hitam, teh PTPN IV juga telah di ekspor ke Timur Tengah, namun pada tahun 2020 telah memulai penjualan retail di indonesia, khususnya Sumatera Utara.

.

Menurut Faisal, Kasub Bagian Optimalisasi Retail PTPN 4, teh yang diproduksi memiliki cita rasa sendiri, streng yang berbeda dari teh lainnya. 

.

Turut meramaikan festival ini produk dari PT Peconina Baru berupa white tea dan green tea spesial mereka. Menurut Ali Sartin, Manager PT Peconina Baru mengatakan, sangat antusias memperkenalkan produk teh premium. Saat ini, teh premium PT Peconina Baru belum dijual pada retail, hanya baru uji coba untuk dipasarkan. 

.

Untuk pasaran harga white tea, sekitar 1 sampai 2 juta per kg, penasaran dengan berbagai produk teh, yuk datangi Festival Teh dan Kopi Sarantau Sasurambi hingga 31 Juli 2022 mendatang. (Alwis)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update