Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Sekda Sampaikan Nota Penjelasan Wali Kota Terhadap Ranperda Laporan Pertanggungjawaban APBD 2021

Selasa, 17 Mei 2022 | 09:41 WIB Last Updated 2022-06-29T02:44:11Z

Sekda Rida Ananda pada sidang paripurna DPRD.


Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Sekretaris Daerah Kota Payakumbuhm Rida Ananda menyampaikan Nota Penjelasan Wali Kota Payakumbuh Terhadap Rancangan Peraturan Daerah Pertanggung Jawaban Pelaksanaan APBD Kota Payakumbuh Tahun Anggaran 2021 dalam Rapat Paripurna di Kantor DPRD setempat, Selasa (17//2022).


Rapat tersebut dipimpin oleh Ketua DPRD Kota Payakumbuh Hamdi Agus didampingi Wakil Ketua DPRD Wulan Denura dan Armen Faindal, serta dihadiri oleh Anggota DPRD, Pejabat Pemko Payakumbuh, serta tamu undangan.


Dalam paparannya, Sekda Rida Ananda mengatakan mengacu pada prioritas pembangunan yang telah ditetapkan dalam RKPD dan RKPD perubahan, kebjakan umum anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUA-PPAS) dan kebijakan umum perubahan anggaran serta prioritas dan plafon anggaran sementara (KUPA-PPAS). 


Serta berpedoman kepada peraturan daerah tentang perubahan nomor 3 tahun 2021 anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Payakumbuh tahun anggaran 2021.


Realisasi anggaran pendapatan dan belanja daerah Kota Payakumbuh tahun anggaran 2021 menyangkut baik pendapatan maupun belanja.


Dari sisi pendapatan daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 682.401.082.138, terealisasi sebesar Rp.677.296.933.413 atau sebesar 99,25 persen.


Dimana pencapaian pendapatan asli daerah dari Rp. 93.427.968.867 yang dianggarkan terealisasi sebesar Rp. 90.291.310.165 atau 96,64 persen.


Realisasi pendapatan tahun 2021 sebesar Rp. 677.296.933.413 mengalami penurunan sebesar Rp. 40.404.172.265 atau 5,96 persen di bawah realisasi anggaran pendapatan tahun 2020 sebesar Rp. 717.701.105.678. 


Sekda Rida menerangkan dari sisi belanja daerah yang dianggarkan sebesar Rp. 747.200.734.949 terealisasi sebesar Rp. 677.726.610.137 atau 90.60 persen dimana belanja operasi terealisasi sebesar 91,41 persen. 


Selanjutnya, Realisasi belanja tahun 2021 sebesar Rp. 677.726.610.137 mengalami penurunan sebesar Rp. 25.183.733.008 atau 3.72 persen di bawah realisasi belanja tahun anggaran 2020 sebesae Rp. 702.910.343.145. 


Sekda menambahkan, berdasarkan laporan hasil pemeriksaan BPK Perwakilan Sumatera Barat untuk audit laporan keuangan Pemerintah Kota Payakumbuh Tahun 2021 yang meliputi laporan realisasi anggaran, laporan perubahan saldo anggaran lebih, neraca, laporan operasional, laporan arus kas, laporan perubahan ekuitas, dan catatan atas laporan keuangan telah memberikan opini wajar tanpa pengecualian yang sudah diperoleh Kota Payakumbuh delapan kali berturut turut. (rdo)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update