Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Satlantas Polres Wonogiri Ungkap Kasus Tabrak Lari Tewaskan Pasutri

Kamis, 12 Mei 2022 | 16:02 WIB Last Updated 2022-05-12T14:01:56Z

Tersangka kini diamankan di Mapolres Wonogiri.
 

Wonogiri, Rakyatterkini.com - Jajaran Satlantas Polres Wonogiri akhirnya berhasil mengungkap kasus tabrak lari yang menewaskan pasangan suami-istri (Pasutri) di Nguntoronadi akhir April lalu. 


Kapolres Wonogiri, AKBP Dydit Dwi Susanto melalui Kasatlantas AKP Marwanto dan Kasi Humas AKP Anom Prabowo, menyampaikan, tersangka pelakunya adalah seorang sopir bus malam, berinisial N (35), warga asal Lebakwangi, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. 


"Tersangka saat kejadian tengah bertugas sebagai sopir langsir bus malam dari Jakarta. Yakni, untuk tugas mengantar penumpangnya, dari pol kedatangan di Wonogiri ke jurusan Pacitan Jatim," terang AKP Marwanto,Kamis (12/5/2022). 


Kecelakaan yang merenggut nyawa pasutri yang berboncengan sepeda motor itu terjadi pada, Senin (25/4/2022) sekira pukul 04.50 WIB.


Lokasi kejadian, di Jalan Raya antar Provinsi Wonogiri (Jateng) - Pacitan (Jatim), tepatnya di ruas Jalan Nguntoronadi-Tirtomoyo. Dusun Surupan, Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, Kabupaten Wonogiri.


Kedua korban tewas yaitu Pasangan suami - istri W(52) dan S(47), warga asal Desa Pucung, Kecamatan Eromoko, Kabupaten Wonogiri.


Pagi itu, keduanya tengah berboncengan sepeda motor Yamaha Jupiter AD 6295 VT, dalam perjalanan ke Pasar Ngadirojo untuk berbelanja bahan dagangan.


Tapi takdir berkata lain, ketika sampai di Dusun Durupan, Desa Bulurejo, Kecamatan Nguntoronadi, pasutri ini mengalami kecelakaan dengan bus nopol B 7092 UGA.


Peristiwa itu berawal saat kedua korban melaju dari arah timur ke barat. Kemudian dari arah berlawanan, melaju bus malam yang dikendarai N.


Di lokasi kejadian, saat itu turun hujan gerimis dan situasinya gelap karena tidak ada lampu penerangan jalan. Naas, pada jalan bergelombang tersebut, sepeda motor oleng dan menyebabkan pasutri itu terpental ke sisi kanan jalan serta terkena roda ban bus bagian belakang kanan.


”Kecelakaan ini awalnya disebutkan sebagai kasus tabrak lari,” ujar Katlantas AKP Marwanto yang didampingi Kasi Humas AKP Anom Prabowo bersama Kanit Laka Iptu Waskito. 


Berkat kerja keras petugas, Selasa (10/5/2022), atau selang 18 hari dari kejadian, Polisi berhasil mengamankan tersangka pelakunya. Awalnya, dia mengelak, tapi setelah ditunjukkan barang bukti dan saksi, akhirnya mengakui perbuatannya.


Polisi sebelumnya telah mengumpulkan barang bukti berupa rekaman CCTV dan memeriksa bekas goresan pada kendaraan. Juga meminta keterangan dari saksi, termasuk saksi mata yang melihat kejadian.


Tersangka pelaku kini diamankan di Mapolres Wonogiri untuk proses lebih lanjut. (Sar) 



IKLAN



×
Berita Terbaru Update