Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Senin 7 November 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
104.644 209 102.063 2.372
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Ning Nida Perempuan Asal Trenggalek Harumkan Nama Indonesia di Internasional

Selasa, 24 Mei 2022 | 17:42 WIB Last Updated 2022-05-24T11:12:59Z

Bupati Moch. Nur Arifin sambut kedatangan Ning Nida  di ruang Paringgitan Pendopo Trenggalek.
 

Trenggalek, Rakyatterkini.com - Nama Dewi Yukha Nida atau erat disapa Ning Nida, menjadi perbincangan banyak orang usai menjuarai ajang Musabaqoh Hifdzil Qur'an (MHQ) Internasional yang digelar di Rusia. 


Kedatangan Ning Nida di Bumi Minak Sopal Trenggalek usai mengikuti ajang MHQ Internasional tersebut, disambut Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin dan pejabat Pemkab di Ruang Paringgitan Pendopo Manggala Praja Nugraha, Selasa (24/5/2022). 


Tentunya ini suatu kembanggan bagi Bupati Trenggalek karena salah satu warganya berhasil mengharumkan nama Trenggalek di kancah Internasional. Dan prestasi itu dibidang AlQuran.


"Saya tidak bisa berkata-kata, apalagi Trenggalek namanya mencuat di Internasional dan ini karena Alquran. Jadi, saya sangat terenyuh," ungkapnya. 


Perempuan asal Desa Ngadisuko, Kecamatan Durenan, Kabupaten Trenggalek itu, berhasil menjadi juara pertama di bidang hafalan Alquran 30 Juz dan berhasil mengalahkan juara 1 MHQ Dubai tahun 2019 lalu.


"Alhamdulillah, tentunya bersyukur dan berbahagia. Tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata, karena memang sebenarnya perjuangan ini bukan buah hasil dari usaha saya sendiri.  Tapi, merupakan doa dari orang ua, guru-guru, keluarga saya santri-santri dan semua masyarakat dan juga masyarakat Trenggalek," ungkap Ning Nida kepada para wartawan. 


Mengikuti kegiatan ini, sambung Ning Nida, harus juara MTQ Nasional dulu, MTQ yang resmi diadakan oleh pemerintah. 


"Nah, jadi, otomatis nama saya akan masuk di kementerian pusat, kemudian ketika ada undangan dari Rusia, maka nanti Kemenag pusat akan memanggil saya," terangnya. 


Event tingkat nasional, pernah diikut berkali-kali oleh Ning Nida. Dari 2015 hingga 2020, dia tidak pernah absen mengikuti MTQ.  


Menurut Ning Nida, MHQ ini bukan untuk gengsi-gengsian dan yang lain-lain. Sebab, itu adalah amanah. Terlebih, Alquran. Katanya, itu dimulai dari niat untuk syiar Alquran, terutama di Eropa.


"Saya bisa mensyiarkan AlQuran di sana. Nanti juga di Indonesia, di masyarakat, agar masyarakat juga bersemangat dalam belajar dan menghafalkan Alquran. Semoga bisa menjadi motivasi untuk mereka semua," bebernya lagi.


Ditambahkan, kompetisi yang diikuti adalah hafalan 30 juz dan soalnya diacak. Ke depan sambungnya, ia  ingin terus berjuang, menyebarkan ilmu ini dan berharap semoga ada generasi-generasi yang lebih baik lagi, khususnya di daerah Trenggalek. 


"Otomatis karena kami bercita-cita seperti itu, jadi saya harus memulai dari nol, memulai menyimak santri dari juz 1 sampai 30 dulu baru dibina dan dilatih," tutupnya.


Menanggapi cita-cita itu, Bupati Arifin menyampaikan, "Tadi keinginan ning, ingin melakukan kaderisasi di sini dengan standarisasi hafalan Alquran yang proper secara Internasional. Ini akan coba kita diskusikan lebih lanjut antara pemerintah dan juga Kementrian Agama serta seluruh TPA, TPQ, Madin mungkin, pondok pesantren semua memiliki potensi," ujar bupati. 


Mumpung ada Ning Nida, lanjut pemimpin muda ini, "Di sini yang juara international. Ini satu modalitas untuk kita. Semoga ke depan ada lebih banyak generasi Qur'ani di Trenggalek," tandasnya. (Sar



IKLAN



×
Berita Terbaru Update