Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu, 1 Mei 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.787 105 101.335 2.347
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Momen Idul Fitri, Bupati Sutan Riska Promosikan Produk UMKM ke Perantau

Minggu, 08 Mei 2022 | 12:43 WIB Last Updated 2022-05-10T01:08:48Z

Bupati Sutan Riska Tuanku Kerajaan.
 

Dharmasraya, Rakyatterkini - Hari Raya Idul Fitri 1443 Hijriah/ 2022 Masehi menjadi berbeda ketika pemerintah membolehkan kembali mudik  setelah dua tahun dilarang, lantaran pandemi COVID-19.


Kebijakan tersebut tentunya tidak disia-siakan bagi perantau Minang di Pulau Jawa dan wilayah lainnya, untuk kembali ke kampung halamannya, termasuk Kabupaten Dharmasraya dan sejumlah daerah di Sumbar. 


Kepadatan pemudik sudah terlihat saat arus mudik berapa waktu lalu, dimana sejumlah tempat peristirahatan di sepanjang jalan nasional Dharmasraya terpantau ramai disinggahi kendaraan dengan plat nomor luar Sumbar. Hal yang tentu sama akan terjadi saat arus balik yang diprediksi mulai malam ini hingga besok. 


Dengan antusiasnya masyarakat untuk mudik tahun ini,  Bupati Dharmasraya Sutan Riska Tuanku Kerajaan, berharap arus mudik dan balik lebaran 2022 dimanfaatkan sebagai momentum mengenalkan, sekaligus mempromosikan produk Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) yang ada di daerah itu. 


"Ini juga sejalan denga imbauan pemerintah untuk memanfaatkan momen mudik lebaran bagi pelaku UMKM untuk mempromosikan produk unggulan di daerahnya masing-masing," Kata Sutan Riska lewat Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Rovanly Abdams didampingi Kabid Informasi Keterbukaan Publik Misbhul Akhir, Jumat (6/5/2022).


Menurutnya, promosi produk lokal itu diharapkan dapat menggerakkan perekonomian masyarakat, khusunya mendukung program pemerintah dalam memulihkan perekonomian karena pandemi COVID-19.


Pemkab menyebut sejumlah produk olahan khas Dharmasraya yang dapat dijadikan oleh-oleh dan dan kudapan selama perjalanan. Mulai dari Keripik Tempe Matahari, Randang Paku Rang Kito, Keripik Tempe Tahu Sagu Satria, dan masih banyak lainnya. Begitu juga dengan kerajinan Batik Tanah Liek juga dapat dijadikan bingkisan. 


Keseluruhan produk lokal Dharmasraya tersebut sudah dipasarkan di pusat swalayan dan oleh-oleh yang ada di sepanjang jalan nasional Kabupaten Dharmasraya. 


"Kita berharap produk-produk UMKM di sejumlah pusat belanja dilirik pemudik untuk bekal oleh-oleh ataupun kudapan selama perjalanan mudik mereka," katanya. 


Letak Kabupaten Dharmasraya sebagai salah satu pintu masuk bagi pemudik dari Pulau Jawa, Lampung, Palembang dan Jambi, tentu menjadi peluang untuk mempromosikan produk lokal kepada pemudik dan masyarakat secara luas, kata dia. 


"Ini adalah peluang besar untuk mengenalkan produk kita. Selanjutnya, momen seperti ini akan kita kemas dengan baik, seperti menyediakan stand produk UMKM di sejumlah rest area nantinya," bebernya. (Rona)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update