Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

Jalan Gempolan Hapoltahan Rusak Parah, Warga 'Warning' Bupati Sergai

Sabtu, 21 Mei 2022 | 13:41 WIB Last Updated 2022-05-21T07:19:22Z

Warga setempat tunjukkan jalan mereka yang rusak.
 

Sergai, Rakyatterkini.com - Warga mengaku resah dengan kondisi jalan Gempolan Hapoltahan, Kecamatan Sei Bamban, Kabupaten Sergai, yang rusak parah dan sangat memprihatikan.


Malah, masyarakat putus asa dan beranggapan tak mungkin adanya pembangunan jalan penghubung antar kecamatan itu. Bupati Sergai pun di warning warga cukup satu periode saja, jika tidak mampu jalan mereka diperbaiki.


"Bukan tanpa alasan, Bupati Sergai Darma Wijaya turun dan lihat kondisi jalan ini, sudah cukup lama rusak parah. Kalau tidak dibangun sudahlah, jangan jadi bupati lagi," kesal C. Tambunan (42) warga Dusun XVII, Desa Gempolan, Kecamatan Sei Bamban kepada wartawan, Jumat (20/5/2022) sore.


Sebagai masyarakat petani, C Tambunan merasa sangat kecewa dengan kepala daerah yang dinilai gagal. 


"Sergai ini sudah berkali-kali ganti kepala daerah, tapi jalan Gempolan ini tak kunjung juga diperbaiki. Padahal, kami petani sangat membutuhkan jalan yang mulus," ucap C. Tambunan dengan kesal.


Begitu juga dikatakan Santi (35), ibu rumah tangga juga warga setempat. Katanya, setiap musim hujan jalan digenangi air, jika musim kemarau, maka warga makan debu.


"Bupati Sergai Darma Wijaya perlu juga meninjau jalan rusak, jangan jalan yang bagus saja ditinjau, agar bupati kami juga tahu masih banyak jalan yang rusak," ucap Santi.


Bukan hanya Santi dan C. Tambunan, ternyata masih banyak warga lain yang merindukan jalan Gempolan diperbaiki. 


"Bapak lihat ini jalannya, berlobang semua, makan debu kami. Suruh bupati itu datang kemari dan lihat jalannya," ucap Awang (60), warga setempat lainnya.


Pantauan awak media kondisi jalan tersebut hampir 3 kilometer rusak parah. Rata-rata kendaraan melintas lebih didominasi sepeda motor dan roda empat, sedangkan betor jarang melintas, diduga enggan membawa sewa penumpang karena jalannya rusak.


Kadis PUPR Kabupaten Sergai, Johan Sinaga belum berhasil dikonfirmasi. Terpisah Bupati Sergai H. Darma Wijaya dikonfirmasi melalui layanan WhatsApp mengatakan, "Saya akan turun," ucapnya singkat. (hrp)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update