Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Info Covid-19 Sumatera Barat

Update Minggu 24 Juli 2022 20:00 WIB


Positif Aktif Sembuh Meninggal
103.888 23 101.514 2.351
sumber: corona.sumbarprov.go.id

12,8 Persen Masyarakat Kota Randang Mengidap Hipertensi

Jumat, 20 Mei 2022 | 10:06 WIB Last Updated 2022-06-29T03:09:29Z

Gerakan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM).


Payakumbuh, Rakyatterkini.com - Pemerintah Kota Payakumbuh melalui Dinas Kesehatan melaunching gerakan deteksi dini faktor risiko Penyakit Tidak Menular (PTM) dalam rangka memperingati Hari Hipertensi Sedunia di Balai Kota Payakumbuh, Jumat (20/5/2022).


Kegiatan ini diawali pada seluruh kepala OPD dan jajaran ASN di lingkungan Kota Payakumbuh melakukan pemeriksaan antropometri, pengukuran tekanan darah, gula darah dan kolesterol. 


Tema global Hari Hipertensi Sedunia Tahun 2022 adalah: “Measure Your Blood Pressure: Control it, Live Longer”. Sejalan dengan tema global, tema nasional Hari Hipertensi Sedunia Tahun 2022 Indonesia: “Cegah dan Kendalikan Hipertensi Untuk Hidup Sehat Lebih Lama”. 


Plt. Kepala Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh Yuneri Yunirman menyampaikan usai dilaunching selanjutnya akan diteruskan oleh masing Puskesmas se-Kota Payakumbuh dengan melaksanakan pemeriksaan ini ke masing-masing OPD, dengan jadwal sesuai kesepakatan antara Puskesmas dengan OPD yang ada.


Yuneri menambahkan, Penyakit tidak menular (PTM) menjadi penyebab kematian dan kecacatan terbesar di Indonesia. Padahal sebenarnya, hal ini dapat dicegah dengan melakukan skrining risiko PTM sejak dini dan menerapkan gaya hidup sehat seperti yang dikampanyekan dalam Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (Germas). 


Yuneri menambahkan, dalam memperingati hari Hipertensi sedunia yang ditetapkan setiap Tanggal 17 Mei ini, Dinas Kesehatan Kota Payakumbuh melaksanakan kegiatan screening kesehatan berupa pemeriksaan tekanan Darah, pengukuran berat dan tinggi badan, serta pengukuran lingkar perut untuk memantau IMT (Indeks Masa Tubuh).


Ada juga pemeriksaan labor berupa pemeriksaan gula darah sewaktu dan kolesterol sewaktu, terkakhir pemeriksaan mata yang dilakukan tanpa pemungutan biaya alias gratis.


Yuneri menjelaskan kalau hipertensi dikenal sebagai "silent killer" karena sering muncul tanpa gejala dan keluhan yang berarti namun dapat mengakibatkan munculnya komplikasi bahkan kematian. Hal ini disebabkan karena tidak terdeteksi sejak dini yang berdampak pada lambatnya penanganan. 


Sementara itu, Sekda Rida Ananda mewakili Wali Kota Riza Falepi membuka kegiatan tersebut mengatakan Penyakit Tidak Menular (PTM) saat ini merupakan masalah kesehatan utama di Indonesia, karena menjadi penyebab tingginya angka kesakitan, kematian serta berdampak besar terhadap biaya dan produktifitas. (rdo)



IKLAN



×
Berita Terbaru Update